Sempat hancur, Masjid Bosnia kembali dibangun

Hak atas foto epa
Image caption Masjid Ferhad Pasha didirikan pada abad ke-16 dengan gaya arsitektur era Kekaisaran Ottoman.

Ribuan orang menghadiri pembukaan kembali Masjid Ferhad Pasha di Bosnia yang dihancurkan pasukan Serbia pada perang era 1990-an.

Masjid buatan abad ke-16 itu terkenal sebagai karya agung arsitektur era Kekaisaran Ottoman. Untuk membangunnya kembali, diperlukan 14 tahun mengingat sebagian besar batu-batu yang digunakan merupakan batu asli masjid.

Hak atas foto Reuters
Image caption Bus-bus dari berbagai penjuru Bosnia mengantarkan ribuan umat muslim ke acara pembukaan kembali Masjid Ferhad Pasha.
Hak atas foto EPA
Image caption Wujud interior Masjid Ferhad Pasha.

Adapun skema pembangunan memakai cetak biru pembangunan masjid ketika tempat ibadah tersebut rusak akibat gempa pada era 1960-an.

Para pejabat Bosnia keturunan Serbia mengatakan pembukaan masjid itu merupakan wujud dari komitmen mereka untuk mengembangkan toleransi beragama.

Hak atas foto Reuters
Image caption Umat muslim Bosnia dari berbagai penjuru menghadiri acara pembukaan kembali Masjid Ferhad Pasha.
Hak atas foto Reuters
Image caption Masjid Ferhad Pasha diledakkan 23 tahun lalu, sedangkan umat muslim Bosnia dan etnik lainnya diusir oleh pasukan Serbia.

Masjid Farhad pasha diledakkan 23 tahun lalu, pada puncak Perang Sipil Yugoslavia. Kala itu, umat muslim Bosnia, Kroasia, dan etnik non-Serbia lainnya diusir dari kampung halaman mereka sebagai taktik pembersihan etnik.

Pembukaan masjid yang pembangunannya didanai pemerintah Turki itu berlangsung dengan penjagaan ketat. Sekitar 1.000 polisi berpatroli di kawasan masjid selagi bus-bus yang membawa umat Muslim dari seantero Bosnia datang ke acara tersebut.

Hak atas foto AFP
Image caption Upacara pembukaan dijaga ketat sekitar 1.000 polisi.

“Bosnia-Herzegovina dengan rakyat Muslim, Katolik, Ortodoks, dan Yahudi merupakan satu tubuh, satu hati. Jika ada upaya untuk memisahkannya, berarti satu hati ini akan terpisah,” ujar Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu yang hadir dalam upacara pembukaan.

Imam Besar Bosnia, Hussein Kavazovic, menyebut pembukaan masjid ini merupakan hari berbahagia untuk semuanya.

Berita terkait