Peralatan teknologi agar truk bisa mengemudi sendiri

Truk Otto Hak atas foto Otto
Image caption Salah satu tujuan Otto mengurangi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sopir yang mengemudi dalam waktu panjang.

Sekelompok mantan karyawan Google, Apple, dan Tesla mendirikan perusahaan yang mengembangkan teknologi truk swakemudi.

Perusahaan bernama Otto itu rencananya akan membuat paket peralatan yang bisa dipasang di truk-truk sehingga kendaraan tersebut dapat menyetir sendiri.

Perusahaan teknologi yang akan didanai sendiri ini memperkirakan truk swakemudi akan menjadi kenyataan lebih dulu dibanding mobil.

Bagaimanapun sopir masih diperlukan untuk mengemudi truk jika sedang meluncur di luar jalan bebas hambatan.

Hak atas foto AP
Image caption Otto mencari 1.000 sopir sukarelawan yang bersedia memasang paket peralatan di truknya.

Menerapkan tekonologi swakemudi untuk jalan bebas hambatan di Amerika Serikat dianggap lebih mudah dibanding di jalanan kota.

Rincian tentang kapan model peralatan pertama ini akan tersedia dan harganya masih belum tersedia, namun Otto menegaskan hanya 'sepenggal' dari biaya membuat truk dari nol.

Paket peralatan termasuk kamera, radar, sistem deteksi lidar, yang memungkinkan kendaraan tetap berada di jalurnya, menjaga kecepatan tertentu dan melambat atau berhenti jika dihentikan. Akan tetapi, untuk saat ini teknologi tersebut belum memungkinkan truk pindah jalur.

Otto kini mencari 1.000 pengemudi sukarelawan yang bersedia memasang paket peralatan di truknya. Salah satu tujuan mereka adalah mengurangi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan para sopir yang mengemudi dalam waktu panjang.

Truk yang melaju tanpa pengemudi sebelumnya antara lain sudah diuji coba oleh Daimler dengan truk Marcedes-Benz di jalan bebas hambatan di Jerman.

Berita terkait