Ditabrak lari lalu dirampok telefonnya dalam keadaan sekarat

tabrak lari india Hak atas foto CCTV
Image caption Rekaman CCTV menunjukkan sejumlah mobil melintas tanpa ada membantu, dan satu-satunya yang berhenti, justru mencuri ponsel korban.

Pengemudi mobil van yang diduga menabrak lari seorang pejalan kaki dan meninggalkannya mati kehabisan darah di ibukota India, Delhi, telah ditangkap.

Korban sedang dalam perjalanan pulang dari giliran kerja malam ketika ia ditabrak oleh sebuah van kecil, Rabu pekan lalu, lapor media India.

Rekaman CCTV yang beredar di internet menunjukkan sejumlah mobil melintas tanpa ada membantu, dan satu-satunya yang berhenti, justru mencuri ponsel korban.

Insiden itu telah memicu perdebatan tentang nilai-nilai dan belas kasih di masyarakat India modern.

Pemerintah Delhi mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan skema untuk memberi imbalan bagi yang membantu korban kecelakaan.

"Sangat menyedihkan bahwa orang-orang tidak datang menolong korban kecelakaan yang terbaring berdarah di jalanan," kata menteri transportasi Satyendar Jain, seperti dikutip situs Quint.

"Pemerintah telah membuat skema untuk menghargai siapa pun, termasuk pengemudi mobil pribadi atau taksi yang membantu korban kecelakaan dan cepat membawanya ke rumah sakit," tambahnya.

Rekaman CCTV menunjukkan korban ditabrak saat ia berjalan di tepi jalan, saat dini hari.

Sopir van yang menabraknya terlihat keluar untuk melihat keadaan korban, namun kemudian melarikan mobilnya menjauh.

Kemudian, pria lain datang dengan becaknya, dan mendekati korban lalu mencuri henfonnya dan setelahnya, bergegas pergi meninggalkannya.

Butuh waktu hampir 90 menit sebelum polisi daang dan membawa orang yang sudah mengalami pendarahan parah itu ke rumah sakit, namun kemudian ia dinyatakan meninggal.

Kota tanpa hati

Polisi mengatakan sopir itu adalah Rajesh Kumar Gupta, 25, yang bekerja sebagai pemasok susu untuk merek terkenal.

Dia telah ditangkap sementara pencuri ponsel masih sedang dicari.

Media India mengatakan korban, bernama Matibool, bekerja sebagai sopir becak siang hari dan sebagai penjaga keamanan di malam hari.

Di media sosial, banyak warga India mengungkapkan kemarahan dan kesedihan atas insiden itu, dan banyak yang menjuluki Delhi sebagai 'kota tanpa hati' atau 'kota tak berperasaan.'

Berita terkait