Empat gajah mati ditabrak kereta api di Sri Lanka

Anak gajah mati di Sri Lanka Hak atas foto AFP
Image caption Anak gajah yang mati karena tertabrak kereta penumpang.

Empat gajah, termasuk tiga anak gajah, mati ditabrak kereta penumpang di Sri Lanka utara.

Satwa itu sedang berjalan melintasi rel kereta di kawasan hutan liar di Cheddikulam, sebelah utara ibu kota Kolombo.

Salah seekor anak gajah terseret sepanjang 300 meter di rel, kata polisi kepada kantor berita AFP.

Pemerintah bertekad mengerahkan petugas pelindung satwa liar guna untuk membantu masinis kereta menghindari insiden serupa.

"Kami juga akan mendiskusikan masalah-masalah ini dengan petugas rel kereta dan berencana memasang kamera untuk malam hari atau night vision," jelas Direktur Departemen Satwa Liar, WSK Pathiratna, kepada BBC.

Beberapa waktu belakangan ini terjadi insiden-insiden fatal yang berkaitan dengan gajah di Sri Lanka:

  • Empat gajah, termasuk tiga anak gajah, terjatuh ke dalam sumur di desa Cheddikulam. Regu penyelamat berhasil mengeluarkan mereka, tapi seekor anak gajah mati, berdasarkan laporan Sunday Times Sri Lanka.
  • Seekor anak gajah diselamatkan dari selokan namun akhirnya tewas karena luka-luka, pada Juni.
  • Empat gajah mati karena disambar petir di Sri Lanka utara, pada Mei.

Gajah dianggap keramat di Sri Lanka dan dilindungi undang-undang.

Namun, sekitar 200 gajah dibunuh oleh manusia tiap tahun, termasuk oleh petani yang tinggal di daerah suaka margasatwa. Gajah-gajah juga membunuh rata-rata lebih dari 50 orang per tahun.

Ada lebih dari 7.000 gajah di Sri Lanka, turun dari jumlah 12.000 pada tahun 1900.

Berita terkait