Kebun binatang Cincinnati tidak suka meme terkait Harambe

harambe Hak atas foto Reuters
Image caption Harambe ditembak petugas setelah anak laki-laki berusia empat tahun jatuh ke dalam kandangnya.

Kebun binatang di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat "tidak menyukai" sejumlah meme dan petisi yang dibuat para pengguna media sosial setelah salah satu gorilanya ditembak mati.

Staf membunuh Harambe pada bulan Mei setelah binatang tersebut 'menangkap' anak laki-laki tiga tahun yang masuk ke tempat tinggalnya.

Sejak saat itu Harambe menjadi subyek lelucon, satiris dan pegiat terutama di media sosial.

Kebun binatang Cincinnati menyatakan terus berlanjutnya pembicaraan tentang hal ini membuat stafnya sulit melangkah ke depan.

"Keluarga kebun binatang kami masih sedang menyembuhkan diri," tulis email direktur Kebun binatang Thane Maynard, kepada kantor berita Associated Press. "Kami menghormati Harambe dengan meningkatkan usaha konservasi gorila menjadi dua kali lipat dan mendorong orang-orang lain untuk bergabung dengan kami."

Akun Twitter Maynard diretas pada akhir minggu dan akun KB dibanjiri komentar.

Kematian Haramne, gorila jantan seberat 180kg berumur 17 tahun itu, memicu perdebatan.

Mulai dari apakah tindakan staf KB menembaknya benar, sampai ke pembicaraan mengapa memusatkan perhatian begitu besar kepada Harambe sementara terjadi berbagai konflik di dunia.

Berita terkait