Ibu Aborigin terbitkan foto anaknya dengan wajah putih

whiteface Hak atas foto BEC BEE
Image caption Bec Bee menerbitkan foto anaknya dengan rias wajah putih yang dilakukan tiga tahun lalu.

Seorang ibu pribumi Australia menerbitkan foto-foto anak perempuannya dengan polesan whiteface atau wajah putih sebagai respon dari debat yang berlangsung di media sosial media mengenai blackface.

Blackface adalah rias wajah yang dipakai orang bukan kulit hitam agar terlihat seperti seorang kulit hitam, yang biasanya dilakukan pada pertunjukan teater yang populer di abad ke-19.

Dan minggu lalu seorang anak laki-laki asal Perth menghadiri acara sekolah dengan kulit yang dilukis dengan warna hitam agar mirip dengan idolanya, pemain sepak bola Australia, Nic Naitanui.

Namun aksinya itu kemudian mengundang debat di media sosial.

Debat itu mednorong Bec Bee, seorang ibu keturunan Aborigin, mengungkapkan pendapatnya bahwa ada ‘standar ganda’ yang mengobarkan perdebatan rasial di Australia.

"Saya tidak melihat blackface," dia berkata ke BBC. "Saya melihat seorang anak kecil yang bangga meniru idolanya. Tidak ada tujuan rasisme."

Ibu dua anak dari Far North Queensland itu kemudian menggunakan Facebook untuk menyebarkan foto anak perempuannya yang berpakaian seperti salah satu karakter di Dr Seuss dengan rambut palsu berwarna merah dan muka dilukis warna putih untuk sebuah acara sekolah tiga tahun lalu, yang mirip dengan kejadian anak laki-laki asal Perth.

Hak atas foto TWITTER
Image caption Foto seorang anak laki-laki yang meniru idolanya, pemain AFL, Nic Naitanui

"Tidak sekalipun seseorang berkata sesuatu ketika saya melukis anak perempuan saya menjadi putih tiga tahun lalu. Kita harus berhenti memberikan standar ganda, seorang pahlawan adalah seorang pahlawan!” tulis Bec Bee.

‘Tak bersalah'

Dia mengatakan anak laki-laki itu dapat ‘trauma’ dengan kontroversi yang terjadi akibat kekagumannya yang tak bersalah terhadap seorang bintang olahraga.

"Saya menunjukkan anak saya artikel mengenai anak kecil itu… Dia berkata ‘Saya bangga anak laki-laki itu mau memiliki warna kulit yang sama seperti saya’."

Dia juga yakin bahwa ibu asal barat Australia yang menjadi pusat perdebatan karena 'wajah hitam' anaknya memiliki tujuan untuk menyinggung orang lain.

"Jika anak laki-laki ini dan ibunya pernah menghina budaya pribumi, Australia maka saya bisa melihat bagaimana ini menjadi penghinaan," dia berkata.

Namun sebagian orang di media sosial tidak setuju dengan Bec Bee dengan alasan kedua foto tidak dapat dibandingkan karena sejarah penggunaan blackface yang dianggap memang untuk menghina warga kulit berwarna.

"Hanya karena itu tidak menyinggungmu, bukan berarti itu tidak menyinggung," kata pengguna Facebook, Aliera French.

Ibu anak laki-laki yang menggunakan rias wajah blackface menegaskan anaknya melihat Nic Naitanui sebagai idolanya dan ingin berdandan seperti Nic untuk acara Pekan Buku.

Nic Naitanui, seorang keturunan Fiji, mengatakan di Twitter dia tidak percaya ada tujuan menghina namun menambahkan sang ibu anak itu agar lain kali seharusnya ‘merefleksikan dan memilih metode yang berbeda'.

Berita terkait