Gletser yang terancam: dimulainya perjalanan es Alpin ke kutub selatan

Glacier ice
Image caption Para peneliti telah menyelesaikan tahap pertama dari sebuah misi pengiriman es gletser ke Antartika.

Lebih dari 400 bongkahan es dari pegunungan Alpen dimasukkan ke dalam sebuah lemari pendingin raksasa, untuk nantinya diangkut ke Antartika atau kutub selatan.

Pengiriman es ke tempat terdingin di belahan bumi ini nampaknya merupakan langkah yang ganjil, namun ini adalah bagian dari sebuah misi ilmiah untuk 'menyelamatkan' beberapa es glasial yang paling terancam punah.

Gelembung-gelembung di dalam es glasial yang begitu dalam begitu purba adalah catatan-catatan beku tentang atmosfer kita di masa lalu.

Para ilmuwan mengatakan tujuan dibangunnya bunker es kutub selatan ini adalah mengamankan semua itu untuk kepentingan penelitian di masa yang akan datang.

Hak atas foto VICTORIA GILL
Image caption Suhu di gletser Col du Dome meningkat sebanyak 1.5 Celcius dalam 10 tahun terakhir.

"Apa yang kita tahu pasti adalah bahwa es itu tidak akan lagi berada di sini dalam waktu 50 atau 100 tahun lagi, gletser yang berada di bawah ketinggian 3,500m akan menghilang pada akhir abad ini," jelas Jerome Chappellaz, salah seorang pimpinan proyek penelitian dari Le Centre national de la recherche scientifique (CNRS, lembaga penelitian ilmiah Prancis).

"(Di Alpen), kami mencoba untuk menyelamatkan inti es dari salah satu gletser yang berada dalam bahaya. "

Gletser itu berada di Col du Dome, tepat di bawah puncak Mont Blanc. Ini merupakan satu dari dua kawasan yang dipilih oleh tim untuk melengkapi perpustakaan beku mereka dengan 'es acuan' untuk kawasan yang minim informasinya tentang iklim dan atmosfer masa lalunya.

Tim mendirikan sebuah kamp penelitian di ketinggian di atas es yang mereka teliti. Kini mereka berhasil mengambil tiga es inti, menggunakan peralatan silinder pemotong untuk mengebor gletser berkedalaman 130 meter.

Prof Carlo Barbante, dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan, Universitas Venesia serta anggota tim gabungan Prancis-Italia lainnya menjelaskan bahwa proyek di Col du Dome berpacu dengan waktu.

"Kita kehilangan massa es begitu banyak," katanya kepada BBC. "Kita sudah bisa melihat bahwa beberapa lapisan permukaan gletser merembes ke bagian-bagian terdalam.

"Jadi itu artinya kita kehilangan es-es itu, dan jadinya banyak informasi (masa lalu) tercampur baur."

Proyek tim ini hampir seluruhnya didanai oleh sumbangan-sumbangan yang berasal dari para filantropis, yang disalurkan melalui sebuah yayasan.

Selanjutnya mereka akan bergerak ke sebuah lokasi di gunung Illimani di pegunungan Andes wilayah Bolivia. Gunung tersebut memiliki ketinggian 6.300m, dan puncaknya terlalu tinggi untuk didarati helikopter, sehingga tim perlu mengangkut sendiri alat-alat pengeboran dan perlengkapan lainnya.

Para ilmuwan juga harus membawa setiap meter silinder es ke dalam tas ransel mereka saat kembali menuruni gunung.

'Peluang sekali ini saja'

Julian Dowdeswell, direktur Scott Polar Research Institute dari Inggris memuji misi para peneliti yang akan menjadi sumbangan berharga bagi dunia penelitian di masa depan.

"Selama 20 sampai 30 tahun terakhir, geokimia inti es sudah jauh berkurang, jadi penting sekali untuk menyimpan (inti-inti es) ini untuk masa depan, seiring kemajuan teknologi," katanya kepada.

"Gletser-gletser ini terus mencair, jadi ini merupakan suatu peluang yang hanya sekali ini saja."

Es yang berasal dari Col du Dome sekarang ini akan disimpan dalam sebuah lemari pendingin di Universitas Grenoble Alpen, Prancis, sambil menunggu gua salju permanen disiapkan selama dua tahun ke depan.

Lokasinya akan berada dekat Stasiun Penelitian Prancis-Italia, 'Concordia,' di Dataran Tinggi Antartika, yang berjarak lebih dari 1.500 kilometer dari Kutub Selatan.

"Pada dasarnya, gletser adalah jejak atau memori dari planet kita, kata Jerome Chappellaz. Berbagai senyawa (dari atmosfer) ditemukan dalam bongkah salju, lalu di gletser.

"Jadi dengan menggali ke dalamnya, kita kembali ke masa lampau dan ibaratnya bisa menampilkan buku yang berisi tentang apa yang terjadi pada planet kita.

Berita terkait