Satu dari tiga orang bertengkar dengan pasangan gara-gara ponsel

Hak atas foto BBC World Service
Image caption Pertengkaran dengan pasangan yang dipicu oleh ponsel umumnya terjadi pada orang-orang berusia 25-34 tahun.

Satu dari tiga orang dewasa di Inggris mengaku bertengkar dengan pasangan mereka karena terlalu sering menggunakan telepon seluler alias ponsel, sebut sebuah survei yang dilakoni Deloitte.

Hasil survei menyebutkan pertengkaran dengan pasangan umumnya terjadi pada orang-orang berusia 25-34 tahun.

Penyebabnya tersirat pula dalam hasil survei.

Sebanyak satu dari tiga responden mengatakan memeriksa ponsel mereka saat tengah malam. Bahkan satu dari 10 pengguna ponsel mengaku langsung meraih ponsel mereka begitu terbangun dari tidur. Ada pula sepertiga dari responden yang menggapai ponsel setelah lima menit bangun tidur.

Di ranah sosial, sebanyak 10% dari seluruh responden mengatakan “selalu” atau “sangat sering” menggunakan ponsel saat sedang makan di restoran dan di rumah.

Hak atas foto AP
Image caption Empat dari lima orang dewasa di Inggris memiliki ponsel, atau setara dengan 37 juta orang.

Kemudian, sepertiga dari seluruh responden mengaku secara rutin memakai ponsel saat sedang bersama teman atau ketika menonton televisi.

Aplikasi yang paling sering digunakan adalah layanan pesan instan dan media sosial.

“Ponsel pintar bisa meningkatkan kehidupan sosial, namun penggunaan yang terlalu sering dipandang sebagai anti-sosial dan menyebabkan pertengkaran,” kata Paul Lee, kepala teknologi, media, dan telekomunikasi Deloitte.

Menurut Lee, penggunaan ponsel mempengaruhi orang-orang di sekitar penggunanya.

“Seperti yang terjadi pada kebanyakan teknologi yang berkembang, konsumen perlu belajar menjalankan kehidupan mereka dengan ponsel, alih-alih kehidupan mereka ditindas perangkat ini,” kata Lee.

Hasil survei ini mengemuka manakala data menyebutkan bahwa empat dari lima orang dewasa di Inggris memiliki ponsel, atau setara dengan 37 juta orang.

Sedemikian luas pemakaian ponsel, penggunanya kini bahkan melampaui pengguna komputer jinjing.

Berita terkait