Gurun 'tempat peristirahatan' Al-Quran
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Gurun 'tempat peristirahatan' Alquran

Umat Islam meyakini kitab suci Alquran tidak boleh dibuang, bagaimanapun kondisinya.

Abdul Rashid Lehri dan kakaknya, mendirikan Jabal-e-Noor-ul-Koran, untuk menyimpan Alquran lama yang sudah rusak dan tidak terpakai lagi.

Di tempat itu juga dilakukan seleksi, jika kerusakannya belum terlalu parah, Alquran akan diperbaiki dan kemudian disumbangkan pada yang membutuhkan.

Namun, jika kerusakannya tidak bisa diperbaiki, Alquran akan disimpan di terowongan yang berlokasi di bawah gurun pasir.