Muslim Rohingy: menikah dini, diculik, hingga jadi pekerja seks
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Penderitaan anak Rohingya: 15 tahun, yatim piatu, hamil dan menikah dengan pria 66 tahun

Badan dana anak-anak PBB, UNICEF, memperingatkan setengah juta pengungsi muda Rohingnya dari Myanmar akan menjadi "generasi yang hilang",

Satu tahun sejak tentara Burma membalas serangan militan Rohingya ke pos polisi dengan melakukan operasi militer termasuk membakar desa. Operasi ini disebut PBB sebagai pembersihan etnik.

Wartawan BBC menyaksikan banyak anak perempuan yang mengalami kekerasan dan eksploitasi di kamp pengungsi di Cox's Bazar, Bangladesh.

Banyak di antara mereka yang terpaksa menikah dini, diculik dan ada yang menjadi pekerja seks.

Ratusan ribu orang Rohingya masih hidup di pengungsian, dengan kondisi yang memprihatinkan. Keselamatan mereka terancam karena terjadi kasus penculikan yang diduga melibatkan sindikat perdagangan orang.

Pemimpin de fakto Myanmar, Aung San Suu Kyi mengklaim akan memulangkan mereka ke Myanmar, tapi lautan tenda pengungsian di Bangladesh belum kunjung sirna.