Desa terisolasi di Donggala terima bantuan untuk pertama kalinya
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Bantuan darurat pertama untuk desa yang terisolasi di Donggala

Beberapa wilayah yang terdampak gempa di Palu dan Donggala masih sulit diakses. Salah satu alternatif untuk mengirim bantuan ke wilayah tersebut adalah dengan menggunakan helikopter. Salah satunya ke Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala.

Desa Walandano adalah tempat terdekat dari pusat gempa yang berkekuatan 7,4 skala Richter pada Jumat (28/9) lalu.

Wartawan BBC News Indonesia, Silvano Hajid dan Dwiki Marta mengatakan kerusakan besar pesisir Donggala ini terlihat dari udara, terutama di tanjung tempat penduduk Desa Walandano bermukim.

Perjalanan dengan helikopter dari Palu memakan waktu 30 menit.

Tim hanya memiliki waktu dua menit untuk dapat melihat langsung warga desa yang langsung datang setelah bantuan diturunkan dari helikopter.

Tim darurat mengangkut bantuan satu ton berisi makanan dan minuman untuk sekitar 1.000 warga desa.

Sebelum bantuan datang, selama lebih dari sepekan warga desa Walandano mengungsi secara swadaya di area perbukitan di pinggir pantai.

Video produksi Dwiki Marta dan Silvano Hajid

Topik terkait