Relawan gempa Palu: Apapun agamanya kita harus saling bantu
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Relawan gempa Palu: 'Apapun agamanya kita harus saling bantu'

Annisa merupakan satu-satunya perempuan yang bergabung dengan tim penyelamat di Hotel Roa Roa, Palu.

Semula dia membantu korban selamat, tapi kemudian ikut mengevakuasi jenazah. "Rasa takut ada, tapi keinginan untuk menolong orang mengalahkan rasa takut itu", katanya.

Korban selamat juga memerlukan perawatan, tapi saat gempa terjadi tenaga medis sangat terbatas.

Christine, seorang perawat yang memilih tetap bertugas saat gempa terjadi. Sementara Vonny, membuka dapur umum di gereja.

Dia memasak untuk pengungsi Muslim. "Apapun agamanya, kita harus saling bantu", ujarnya sambil menyiapkan makan malam bagi pengungsi.