Tsunami Selat Sunda: 'Saya buka pintu dan air masuk memenuhi rumah'
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Tsunami Selat Sunda: 'Saya buka pintu dan air masuk memenuhi rumah'

Warga yang bermukim di pesisir Selat Sunda tidak mendapat peringatan saat tsunami menerjang, Sabtu (22/12).

Yuni, korban selamat tsunami Selat Sunda mengatakan, bencana itu datang begitu saja.

"Ketika saya buka pintu, air masuk memenuhi rumah," kata dia, mengisahkan pengalamannya.

Simak juga:

Hingga Senin (24/12) korban tewas berjumlah 281 orang, 1016 luka-luka, dan 57 orang hilang. Jumlah itu dicemaskan akan terus bertambah.

Terlebih, ada beberapa kawasan terdampak tsunami di Lampung, Sumatera, yang belum terjangkau.