Tato wajah, lambang kecantikan perempuan Myanmar yang tergerus waktu
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Tato wajah, lambang kecantikan perempuan Myanmar yang tergerus waktu

Bagi perempuan suku minoritas di negara bagian Chin di Myanmar, tato wajah adalah lambang kecantikan.

"Perempuan tanpa tato akan terlihat tua setelah melahirkan, kulit mereka jadi kusam," kata salah satu perempuan suku Chin. "Tato membuat wajah terlihat muda dan cantik."

Padahal, mendapatkan tato itu butuh pengorbanan dan sangat menyakitkan. Tinta tato dibuat dari daun dan jelaga pinus dan dimasukkan ke dalam kulit menggunakan duri tajam. Proses tato pun harus dilakukan berkali-kali agar hasilnya memuaskan.

Simak juga:

Di sisi lain, proses tato tradisional ini juga punya sisi negatif. Beberapa perempuan meninggal akibat infeksi.

Hal itu juga membuat tradisi ini dilarang pemerintah Myanmar sejak 40 tahun lalu. Imbasnya, tradisi ini pun nyaris punah.

Kini, tato wajah yang dulu menjadi lambang kecantikan perempuan Myanmar, akan menghilang bersama generasi perempuan suku Chin yang tersisa.