Dampak perang Yaman: "Kami harus tinggal di kolong truk"
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Dampak perang Yaman: "Kami harus tinggal di kolong truk"

Yaman luluh lantak karena perang selama bertahun-tahun. Ribuan orang tewas, dan jutaan lainnya menjadi pengungsi.

Pasangan suami istri Fakhrya dan Abdullah harus tinggal di kolong truk selama tiga tahun terakhir, karena rumah mereka hancur terkena serangan bom. Mereka kini bertahan hidup dengan mengemis di jalanan.

Simak juga:

"Jika kami dapat uang, kami makan. Jika tidak, kami tidur," cerita Fakhrya.

PBB menyebut Yaman sebagai "krisis kemanusiaan terbesar abad ini" dengan tiga juta penduduk yang kehilangan tempat tinggal selama empat tahun terakhir dan lebih dari 14 juta orang terancam kelaparan.