Empat dekade Revolusi Islam Iran dan dampaknya kini
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Empat dekade Revolusi Islam Iran dan dampaknya kini

Revolusi Islam yang terjadi 40 tahun lalu mengubah sejarah Iran, dari pemerintahan Monarki menjadi Negara Islam.

Perubahan politik ini bermuara pada dua tokoh, Shah Mohammad Reza Pahlevi dan Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Keduanya dibesarkan dengan latar belakang yang berbeda. Mohammad Reza tumbuh di kalangan bangsawan di Teheran, ibu kota Iran, sementara Khomeini merupakan anak yatim piatu dari sebuah kota kecil.

Pendidikan mereka pun sangat kontras, Khomeini mendalami Hukum Islam di Qom, sementara Reza mengenyam pendidikan di Swiss.

Simak juga:

Namun, sejak masih di bangku sekolah, Khomeini terkenal kritis dan kerap menyuarakan ketidakpuasan pada pemerintahan monarki.

Saat PM Mossadeq digulingkan oleh kudeta yang direncanakan Inggris dan Amerika karena berebut kendali atas minyak bumi, Muhammad Reza menjadi Shah Iran dan Khomeini diasingkan. Namun di pengasingan itu, Khomeini justru mendapatkan kekuatan dan dukungan.

Pada 1979, Revolusi Islam terjadi. Kekuatan monarki digulingkan dan Iran pun berubah menjadi Negara Islam.

Empat dekade kini berlalu, Iran jadi kekuatan besar di kawasan, kendati demikian, di dalam negeri masih terjadi tarik menarik antara kubu konservatif dan liberal.