Hari kasih sayang: Menyatukan cinta pasangan tuli.
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Menjalin cinta tanpa kata, bersumpah setia dengan isyarat

Habib dan Carole jatuh cinta saat bertemu di sebuah pesta dan memutuskan menikah. Tapi, ada yang berbeda dengan persiapan pernikahan mereka.

Saat belajar berdansa, tidak ada musik yang mengalun atau hitungan keras dari sang pelatih.

Begitu pula saat Carole bertemu dengan desainer gaun pengantin dan pembuat cincin. Diskusi dan tukar pendapat berlangsung tenang, menggunakan bahasa isyarat.

Ya, Carole dan Habib tunarungu. Para vendor yang mengurus persiapan pesta pernikahan mereka pun datang dari komunitas tuli.

Simak juga:

Namun, saat ditanya mengenai harapan usai menikah. Keduanya mengatakan ingin agar anak mereka kelak bisa mendengar.

"Kami ingin agar hidup mereka lebih mudah. Di Lebanon, orang tuli memiliki tantangan hidup yang lebih berat," kata Habib.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan sebanyak 5% dari penduduk dunia mengalami kehilangan pendengaran.

Sedangkan berdasarkan data dari World Federation of the Deaf sejumlah 80% anak penyandang tunarungu di dunia belum mendapatkan pendidikan yang layak.