Menulis dengan hidung: Kisah penulis diifabel
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Menulis dengan hidung: Kisah penulis difabel

Sembilan tahun terakhir, cerebral palsy - gangguan fungsi otak dan jaringan saraf - tidak menghalangi Josh Barry menulis dengan hidungnya.

Awalnya dia menulis dengan sakelar, dan bahkan membutuhkan bantuan orang lain saat mendiktenya untuk menulis, hingga akhirnya Josh lebih nyaman mengetik di atas tablet dengan menggunakan hidungnya.

Dia menulis otobiografi tentang dirinya agar orang lain bisa memahami para difabel.

Josh yang saat ini bekerja sebagai jurnalis lepas dan mengelola kanal hiburan, bertujuan menginspirasi penyandang difabel lainnya untuk terus mengejar mimpi.

Topik terkait