Jouma, anak Suriah penyintas serangan udara, terluka dan buta namun tetap ceria
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Jouma, anak Suriah penyintas serangan udara, terluka dan buta namun tetap ceria

Jouma dan keluarganya tengah menyelamatkan diri dari perang di Suriah Utara saat serangan udara terjadi. Bus yang mereka tumpangi terkena hantaman bom.

Jendela bus pecah dan membuat wajah Jouma luka parah. Dia juga kehilangan penglihatannya.

Jouma buta total akibat serangan udara tersebut.

Sementara itu, ayahnya kehilangan jari kaki dan kini dia mulai sering kehilangan ingatan setelah insiden tersebut.

Simak juga:

Kini, keluarga Jouma berdomisili di Lebanon. Mereka tinggal di sebuah rumah petak di kawasan miskin di Beirut.

Setahun setelah serangan udara, BBC News menemui mereka. Jouma dan keluarga masih trauma atas kejadian tersebut.

Wartawan BBC News Elouse Alanna, bertemu Jouma, ia melihat luka-luka yang dialaminya kadang masih berdarah dengan serpihan kaca keluar dari kulitnya.

BBC News tidak merekam percakapan dengan keluarga tersebut karena peristiwa itu masih terlalu menyakitkan bagi mereka.

Alanna mengatakan, "Yang paling menyedihkan bagi saya, bukan hanya luka-luka parah yang dia alami tapi dampak psikologis atas kejadian itu."

"Ayah Jouma sering lupa, mereka juga sulit tidur pada malam hari dan trauma ini akan mereka rasakan seumur hidup," tambahnya.