Kebakaran hutan kian meluas, polusi udara meningkat 20 kali lipat di Kalimantan
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Kebakaran hutan di Kalimantan Tengah terparah sejak 2015: Cadangan air di lokasi habis

Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kalimantan Tengah disebut warga sebagai yang terparah sejak 2015 sementara pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyebut cadangan air di lokasi untuk memadamkan api telah habis.

Di sejumlah tempat di Kalteng termasuk ibu kota Palangkaraya, polusi udara akibat asap kebakaran mencapai tahap 20 kali di atas ambang normal.

Muhammad Yusuf, Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur menyatakan cadangan air di lokasi untuk mengatasi kebakaran pada puncak musim kemarau ini telah habis, sehingga pihaknya mengandalkan air dari tangki.

Pemerintah mengerahkan ribuan tentara dan polisi untuk membantu evakuasi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan ini.

Simak juga:

Kebakaran hutan dan lahan juga melanda Riau, Sumatra dan asap juga mengganggu warga di negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Warga di negara jiran ini juga menggunakan masker dan ratusan sekolah diliburkan.

Video Editor: Lesthia Kertopati