Pemadam kebakaran Palangkaraya: 'Sumber air kering sementara api mudah muncul'
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Pemadam kebakaran Palangkaraya: 'Sumber air kering sementara api mudah muncul'

Pemadam kebakaran di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mengaku kesulitan redakan api karena musim kemarau membuat sumber air mengering, sementara titik api terus bermunculan.

"Kesulitan kami yang utama adalah sumber air, karena musim kemarau, sumber air di Palangkaraya ini kering," ujar Zulkarnaen, petugas pemadam kebakaran.

Guna memadamkan api, petugas pemadam kebakaran dibantu para relawan mengandalkan air dari tangki.

Simak juga:

Di sisi lain, cuaca yang kering dan panas, membuat titik api terus bermunculan.

Data BMKG per 18 September 2019 menyebut titik api di Kalimantan Tengah selama 10 hari terakhir berjumlah 11.040 titik. Sementara musim kemarau diprediksi akan terus berlangsung hingga awal Oktober mendatang.

Dalam kondisi seperti ini, tidak hanya petugas yang berjuang memadamkan api, tapi juga warga setempat dengan menggunakan peralatan seadanya.

"Kebakarannya ada di belakang rumah, jadi saya inisiatif sendiri mematikan api dengan bantuan teman-teman relawan agar apinya tidak menyebar sampai ke sini," ujar salah satu warga, I Gusti Putu Tama.

Video produksi: Rivan Dwiastono dan Haryo Wirawan dari Palangkaraya

Video Editor: Lesthia Kertopati