Perempuan Iran bebas tonton bola di stadion: 'Ini seharusnya terjadi lebih cepat'
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Perempuan Iran bebas tonton bola di stadion: 'Ini seharusnya terjadi lebih cepat'

Setelah lebih dari 40 tahun, perempuan Iran akhirnya bisa menonton pertandingan di stadion, saat tim nasional Iran menekuk Kamboja 14-0 di kualifikasi Piala Dunia 2022.

Lebih dari 3.500 perempuan terlihat memadati Stadion Azadi yang menjadi lokasi pertandingan.

Sejak Revolusi Islam 1979, kaum perempuan dilarang memasuki stadion saat pertandingan sepak bola pria berlangsung.

Namun, larangan ini dicabut setelah kematian seorang perempuan yang membakar diri karena dilarang menonton pertandingan sepak bola.

Simak juga:

Blue Girl atau Sahar Khodayari membakar dirinya di luar gedung pengadilan saat menunggu persidangan. Dia ditangkap setelah mencoba menyaksikan pertandingan sepak bola dengan menyamar sebagai seorang pria. Perempuan berusia 29 tahun itu meninggal seminggu kemudian.

FIFA merespons dengan meningkatkan tekanan pada Teheran untuk memenuhi komitmennya untuk mengizinkan perempuan menghadiri laga kualifikasi Piala Dunia.

"Kami teguh dan berkomitmen bahwa semua penggemar sepak bola, termasuk perempuan, sama-sama berhak untuk menghadiri pertandingan."