Jenazah dalam truk kontainer:  Apa yang sudah diketahui sejauh ini?
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Jenazah dalam truk kontainer: Rute dan cara penyelundupan manusia ke Inggris

Sebanyak 39 jenazah ditemukan di sebuah truk kontainer di Essex, Inggris. Truk tersebut ditemukan di Waterglade Industrial Park di Eastern Avenue, Grays.

Mereka diduga adalah korban perdagangan manusia.

Setidaknya enam jenazah diduga berasal dari Vietnam. Informasi tersebut didapatkan BBC dari keluarga yang khawatir sanak famili mereka termasuk di antara korban.

Simak juga:

Salah satunya adalah gadis berusia 26 tahun bernama Pham Thi Tra My yang dinyatakan menghilang sejak 23 Oktober. Pesan terakhir yang dia kirimkan berbunyi: "Perjalanan saya ke negeri asing telah gagal. Saya sekarat. Saya tidak bisa bernapas."

Terduga korban lainnya adalah Nguyen Dinh Tu. Sang ayah meyakini putranya itu termasuk diantara korban karena seharusnya dia sudah dijemput kerabat mereka di Inggris.

"Tapi hingga saat ini saya belum dapat kabar dari anak saya," kata Nguyen Dinh Sat.

Adapun dari sumner-sumber yang dikumpulkan BBC, melalui data GPS, diketahui bahwa truk tersebut berangkat dari Monaghan, Irlandia Utara pada tanggal 15 Oktober kemudian melintasi Dublin, Wales dan menyeberang ke Calais pada tanggal 16 Oktober.

Truk kontainer itu kemudian melakukan pergerakan di wilayah Prancis dan Belgia, melintasi beberapa kota termasuk Dunkirk, Bruges dan Lille, sebelum kembali menyeberang ke Purfleet di Essex, Inggris melalui Zeebrugge, Belgia.

Polisi masih menyelidiki kasus yang kini sudah menjadi penyelidikan internasional ini. Namun beberapa orang sudah ditahan, termasuk sang supir Mo Robinson yang didakwa dengan tuduhan pembunuhan tidak terencana dan perdagangan manusia.