'Tidak cukup hanya Baghdadi, kami ingin keadilan ditegakkan'
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Nadia Murad, eks budak seks ISIS: 'Tidak cukup hanya Baghdadi, kami ingin keadilan ditegakkan'

Pentagon merilis video penyergapan yang berujung pada tewasnya pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

Video tersebut dirilis beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kematian Baghdadi dalam sebuah pernyataan resmi.

"Abu Bakar al-Baghdadi telah meninggal dunia. Dia tidak bisa lagi menyakiti laki-laki, perempuan dan anak-anak di dunia. Dia mati seperti anjing. Dia mati seperti pengecut. Dunia kini menjadi tempat yang lebih aman," kata Trump.

Simak juga:

Di sisi lain, melalui media sosial mereka, ISIS untuk pertama kalinya mengonfirmasi kematian Baghdadi.

Sebelumnya, Baghdadi kerap diberitakan tewas, namun tidak pernah terbukti. ISIS juga mengumumkan pengganti Baghdadi, yakni Abu Ibrahim al-Hashemi.

Namun, pemenang nobel perdamaian yang pernah menjadi budak seks ISIS, Nadia Murad, mengatakan kematian Baghdadi tidak cukup untuk menghancurkan ISIS.

"Bagaimana dengan perempuan dan anak-anak yang masih mereka tahan? hingga saat ini lebih dari 300 ribu warga Yazidi masih hilang dan tidak diketahui kabarnya," ujar Murad.

"Kematian Baghdadi saja tidak cukup. Kami ingin melihat lebih banyak. Kami ingin keadilan ditegakkan."

Video Editor: Lesthia Kertopati