'Racun plastik' dalam sampel telur ayam di Jawa Timur
Media playback tidak ada di perangkat Anda

'Racun plastik' dalam sampel telur ayam di desa di Jawa Timur

Sampel telur ayam kampung di dua desa di Jawa Timur terkontaminasi dioksin, senyawa berbahaya yang dihasilkan dari pembakaran sampah plastik.

Itulah hasil studi terbaru dari badan lingkungan, International Pollutants Elimination Network, IPEN.

Berdasarkan laporan IPEN - yang dibaca BBC - dioksin berasal dari pembakaran sampah plastik yang sebagian besar berasal dari negara-negara Barat.

Hasil penelitian yang dilakukan peneliti IPEN menyebutkan sampel telur ayam kampung di Desa Tropodo, mengandung dioksin yang kadarnya 70 kali lebih tinggi dari standar keamanan makanan Eropa.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut konsumsi makanan yang terkontaminasi dioksin dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan gangguan reproduksi, mempengaruhi sistem imun, dan kanker.

Para peneliti mengambil sampel telur tersebut dari rumah-rumah warga di sekitar pabrik tahu dan kerupuk di Desa Tropodo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar.

Sampah plastik tersebut didapatkan dari Desa Bangun di Kabupaten Mojokerto yang menjadi lokasi penampungan sampah plastik, sebagian besar dari negara maju, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Kanada dan Australia.

Simak juga:

Warga desa mengatakan plastik dipilih sebagai bahan bakar karena dianggap lebih efektif dan jauh lebih murah.

"Plastik itu cepat panas dan harganya (hanya) Rp100.000. Sedangkan, bahan bakar kayu se-truk harganya Rp1,5 juta dan hanya bisa untuk tiga sampai empat hari," ujar Fajar Fatiyani, salah satu pemilik pabrik tahu di Desa Tropodo.

Kendati murah, pembakaran sampah plastik menyimpan bahaya. Residu pembakaran sampah plastik berupa mikroplastik tidak hanya mencemari udara dan air, namun juga meresap dalam telur ayam kampung.

Pembakaran plastik melepaskan senyawa kimia berbahaya bernama dioksin yang bisa masuk ke rantai makanan dan tersimpan dalam lemak hewan melalui tanah.

Pemerintah Indonesia sendiri telah melarang adanya impor sampah dalam UU No.18 tahun 2018 namun data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 mencatat adanya impor sampah sebanyak 238.000 ton.

Indonesia juga gencar memulangkan sampah-sampah ini ke negara asalnya.

Video produksi: Louis Lee Ray dari Program BBC Victoria Derbyshire. Dibantu oleh Resty Woro Yuniar dan Sri Kusmiati

Juru kamera: Rakhmad Febrian dan Yetha.

Video Editor: Anindita Pradana dan Lesthia Kertopati