'Kamp Rahasia' China: 'Mereka ingin menghapus budaya Uighur dari muka Bumi'
Media playback tidak ada di perangkat Anda

'Kamp Rahasia' China: 'Mereka ingin menghapus budaya Uighur dari muka Bumi'

Sebuah dokumen rahasia mengungkap kondisi sebenarnya di kamp-kamp rahasia yang dibangun pemerintah China bagi Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang.

Pemerintah China bersikeras bahwa kamp-kamp tersebut adalah pusat pendidikan dan pelatihan, namun dokumen yang didapat BBC Panorama memperlihatkan sebaliknya.

Dalam dokumen tersebut tertulis perintah tegas bagi pengelola kamp, seperti: 'Tidak boleh ada yang kabur', 'Tegakkan disiplin dan hukuman', hingga 'Pelajaran tambahan bahasa Mandarin adalah wajib'.

Simak juga:

Gulzira, seorang penyintas yang pernah mendekam di kamp tersebut selama 15 bulan mengatakan mereka tidak bebas.

"Ada kamera di mana-mana, bahkan di toilet. Kami tidak bebas. Tidak bisa kabur," katanya.

Seorang pengacara yang dimintai pendapat oleh BBC menyebut bahwa disiplin yang ditegakkan di kamp tersebut bahkan 'lebih militer dari penjara militer'.

"Sangat sulit mengatakan fenomena itu selain sebagai skema cuci otak dalam skala besar, yang dirancang dan ditujukan bagi kelompok minoritas. Skema itu dirancang untuk menghapus budaya suku Uighur sebagai kelompok etnik dari muka Bumi," papar Ben Emmerson, pengacara hak asasi manusia dan hukum humaniter asal Inggris.

Adapun Duta Besar China untuk Inggris menyebut dokumen rahasia tersebut sebagai 'berita palsu' dan mengatakan tidak ada serangan teror di Xinjiang selama tiga tahun terakhir dan warga di sana hidup dengan aman dan bahagia.