Jalankan kampanye kontroversial, Boris Johnson menangi Pemilu Inggris
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Jalankan kampanye kontroversial, Boris Johnson menangi pemilu Inggris

Boris Johnson tetap menjabat sebagai perdana menteri Inggris setelah partainya, Partai Konservatif, memenangkan pemilu.

Ini adalah kemenangan terbesar Partai Konservatif dalam tiga dekade terakhie, yang berarti lawannya, James Corbyn dari Partai Buruh, kalah telak.

Corbyn mengatakan tidak akan lagi memimpin Partai Buruh pada pemilihan mendatang.

"Ini malam yang sangat memalukan bagi Partai Buruh," kata Corbyn.

Simak juga:

Meskipun demikian, kemenangan Johnson diwarnai kontroversi karena kampanye yang dia jalankan.

Johnson mengelak dari permintaan wawancara yang telah dilakukan para pemimpin partai lainnya.

Dia juga "menyita" ponsel seorang jurnalis dan tim media sosialnya bahkan mengubah nama akun Twitter mereka menjadi "Fact Check UK" lalu menyerang tim oposisi saat debat penting di televisi.

Kekuatan Johnson terletak pada pidatonya yang kuat tentang Brexit.

Dalam pidato kemenangannya, Johnson menyebut bahwa ini adalah "mandat penting untuk melanjutkan Brexit" dan dia berjanji akan membawa Inggris lebih sejahtera setelah keluar dari Uni Eropa.