Virus corona: Pencegahan dan fakta lainnya
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Virus corona: Berapa lama penularan, seperti apa gejalanya dan semua yang Anda perlu ketahui

Kementerian Kesehatan China menyebutkan virus corona telah menewaskan setidaknya 81 orang, dan sektiar 3.000 lainnya tertular.

Kendati demikian, pemerintah Negeri Tirai Bambu ini juga menyebutkan mereka berhasil menyembuhkan puluhan orang dari virus mematikan itu.

Di sisi lain, masih banyak pertanyaan yang muncul mengenai virus misterius ini. Salah satunya adalah cara mencegah penularan virus corona.

Cara yang paling sederhana adalah dengan selalu menjalankan pola hidup bersih, serta mengenakan masker saat keluar rumah.

Simak juga:

Lalu, jika sudah terinfeksi apa gejalanya?

Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Diah Handayani menjelaskan bahwa 2019-nCoV adalah virus yang menyerang sistem pernafasan manusia.

Virus ini berbahaya karena bisa merusak fungsi paru-paru.

Masa inkubasi virus ini adalag dua hingga 14 hari. Awalnya, gejala virus corona mirip dengan flu, yakni demam yang disertai batuk.

Jika infeksi bertambah parah, pasien akan mengalami kesulitan bernapas lalu kegagalan fungsi paru-paru yang bisa berakibat kematian.

Di Indonesia sendiri, pemerintah telah menunjuk 100 rumah sakit rujukan jika seseorang merasa memiliki gejala infeksi virus corona.

Pertanyaan lain yang juga banyak diajukan adalah tentang kondisi terkini di Wuhan, kota pertama yang menjadi sumber penyebaran virus corona.

Wartawan BBC Stephen McDonell yang meliput langsung ke Wuhan menyebut kota tersebut layaknya kota hantu, dengan tidak terlihatnya aktivitas manusia di ruang publik dan jalan-jalan yang ditutup serta dijaga pasukan keamanan.

Di sisi lain, warga Wuhan mulai kehabisan persediaan makanan dan khawatir akan tertular.

Video produksi: Silvano Hajid dan Anindita Pradana