Wawancara eksklusif Presiden Joko Widodo
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Wawancara eksklusif: Presiden Jokowi menjawab tujuh kritik, dari korupsi hingga intoleransi

Dalam wawancara eksklusif bersama koresponden bisnis Asia BBC News, Kharisma Vaswani, Presiden Joko Widodo menjawab sejumlah kritik yang kerap dilontarkan padanya, mulai dari korupsi hingga intoleransi.

Menjawab kritik tentang upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jokowi menyebut hal itu bukanlah inisiatif pemerintah, melainkan datang dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Meskipun begitu dia mengakui bahwa KPK butuh pengawasan lebih.

Simak juga:

Sementara soal dinasti politik, Jokowi menampik keluarganya terlibat.

"Dinasti politik itu, jika saya menunjuk keluarga, anak misalnya, untuk menjadi menteri," ujarnya.

"Kalau ada keluarga, misalnya anak, yang berpartisipasi dalam pilkada di daerah, itu rakyat yang menentukan, bukan Jokowi."

Di sisi lain, tentang ibu kota baru, Jokowi menyebut wilayah yang akan dibangun merupakan lahan hutan produksi, bukan hutan hujan tropis yang dilindungi. Dia juga mengatakan bahwa hak-hak suku asli akan dilindungi dan mereka akan dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

Adapun Jokowi menepis anggapan tentang meningkatnya intoleransi, dia mengungkapkan bahwa "rakyat Indonesia itu sangat toleran dan moderat. Di Indonesia itu, DNA-nya adalah toleran dan moderat."

Video produksi: Kharisma Vaswani, Christine Hah dan Haryo Wirawan