Tabay, teknik kuno penyiksaan di Nigeria
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Investigasi BBC ungkap praktik 'tabay', penyiksaan brutal oleh aparat keamanan Nigeria

Peringatan: Tayangan dalam video ini menggambarkan konten kekerasan dan bisa mengganggu kenyamanan Anda.

BBC Africa Eye mendapatkan puluhan bukti video penyiksaan oleh aparat keamanan menggunakan 'tabay' teknik kuno yang sangat brutal. Padahal di Nigeria, penyiksaan dilarang oleh undang-undang.

Penyiksaan brutal dalam video tersebut dilakukan oleh sejumlah unit militer dan kepolisian Nigeria, termasuk pasukan khusus anti pencurian atau SARS.

Video itu juga menunjukkan bahwa 'tabay' kerap dilakukan pada tahanan, termasuk anak-anak.

Simak juga:

'Tabay' adalah teknik kuno yang dilakukan dengan menekuk tangan di punggung dan diikat di bagian siku. Tujuannya adalah memutus aliran darah ke tangan hingga korban tidak bisa bergerak.

Diikat dalam posisi ini sangat menyakitkan.

Salah satu video yang didapatkan tim Africa Eye menunjukkan tindakan penyiksaan terhadap dua pemuda, Auwalu dan Hassan. Peristiwa itu terjadi pada 2013 di wilayah Kano.

Dalam video, Hassan terlihat pingsan karena tidak kuat menahan sakit, sementara Auwalu berteriak agar dia ditembak saja.

Hassan meninggal karena luka-luka penganiayaan yang dia alami. Auwalu selamat.

Dalam penelusuran BBC Africa Eye, penyiksaan itu melibatkan polisi senior bernama Yusuf Kolo, yang merupakan Komandan Pasukan SARS.

Namun, tidak pernah ada tuntutan terhadap Kolo.

Kolo menolak berkomentar atas kasus ini, sementara kepolisian Nigeria menolak permintaan wawancara tim BBC Africa Eye.