Terbaru  14 Juli 2010 - 16:43 GMT

Perayaan Hari Bastille

Perayaan Hari Bastille

  • Milter Prancis

    Prancis merayakan hari Bastille yang jatuh setiap tanggal 14 Juli.

    Hari Bastille adalah perayaan memperingati perayaan satu tahun peristiwa penyerbuan penjara Bastille yang terjadi pada tahun 1789.

    Tanggal 14 Juli 1780 merupakan perayaan nasional besar-besaran untuk merayakan penerapan Undang-Undang Monarki Prancis yang hanya sebentar dan juga peristiwa yang dianggap sebagai akhir Revolusi Prancis yang menggembirakan.

    Dalam pesta di Istana Raja, Jendral Lafayette, kapten Garda Nasional dan orang kepercayaan raja, bersumpah setia pada Undang-Undang Monarki, diikuti oleh sumpah Raja Louis XVI.

    Peringatan tahun pertama penyerbuan Penjara Bastille ini dipandang sebagai satu simbol kebangkitan satu bangsa Prancis modern dan rekonsiliasi seluruh Prancis berdasarkan konstitusi Monarki sebelum akhirnya kalah oleh Republik Pertama dalam revolusi Prancis.

  • Militer Prancis

    Parade militer Hari Bastille merupakan parade militer Prancis yang dilaksanakan setiap tanggal 14 Juli sejak tahun 1880.

    Parade ini melintasi Champs-Elysees dengan rute dari Arc de Triomphe ke arah Place de la Concorde.

    Di Champs-Elysees presiden Republik Prancis, anggota kabinet dan duta besar negara Asing menonton parade militer Prancis itu.

    Ini merupakan peristiwa populer di Prancis dan merupakan parade militer paling tua dan paling besar di dunia.

    Parade ini dengan rutin mengundang tentara negara asing untuk berpartisipasi dalam upacara yang unit tersebut.

    Sementara itu, parade militer yang berskala lebih kecil juga diadakan di sejumlah kota Prancis lain pada tanggal yang sama.

  • Militer Afrika

    Untuk tahun ini pemerintah Prancis mengundang tentara dari sejumlah negara Afrika yang pernah menjadi wilayah jajahannya.

    Keputusan ini menimbulkan kontroversi dari kelompok-kelompok hak asasi manusia karena sebagian kepala negara dan militer Afrika yang ikut serta dituduh terlibat dalam kejahatan perang.

    Satu kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa beberapa pemimpin negara Afrika dan anggota militer yang hadir seharusnya diajukan ke pengadilan kejahatan perang.

    Pihak lain menentang kehadiran tentara negara Afrika itu karena memberi kesan bahwa Prancis memberi kemerdekaan kepada mereka, padahal sebagian besar melakukan perlawanan untuk meraih kemerdekaan.

  • Jet tempur Prancis

    Parade militer ini juga melibatkan sejumlah pesawat jet tempur Prancis yang terbang rendah di atas kota Paris.

    Banyak pihak di Prancis mempertanyakan keputusan pemerintah untuk mengadakan parade militer besar-besaran di tengah krisis ekonomi yang dihadapi negara tersebut.

    Mereka mengatakan apakah bijak bagi pemerintah Prancis mengeluarkan biaya besar-besaran sementara ada rencana untuk melakukan pengurangan anggaran pengeluaran publik.

  • Militer Afrika

    Kontroversi kedatangan wakil dari pimpinan 13 negara Afrika terus berlanjut karena kelompok hak asasi manusia khawatir ada penjahat perang dalam rombongan itu.

    Namun pemerintah Prancis menegaskan bahwa tidak ada tersangka pelaku kejahatan perang dalam daftar anggota delegasi negara-negara afrika itu.

    Ditengah keberatan dan protes kelompok-kelompok hak asasi manusia ini, parade militer terbesar dan tertua di dunia tetap berjalan dengan meriah.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.