Terbaru  17 Juli 2010 - 19:24 GMT

TKI Hong Kong protes upah minimum

Protes TKI di Hong Kong

  • Protes pekerja domestik di Hong Kong

    Dewan Legislatif Hong Kong meloloskan Rancangan Undang Undang tentang upah minimum Sabtu 17/07/10 setelah berdebat selama 41 jam.

    Tingkat pembayaran masih belum diputuskan karena para majikan menginginkan batas maksimum US$ 3 atau Rp 27.000 per jam, sementara serikat buruh menetapkan upah minimum empat dolar atau setara dengan Rp 36.000.

    Menteri Tenaga Kerja pemerintah Hong Kong mengatakan lolosnya RUU ini adalah hal bersejarah dalam melindungi para buruh di Hong Kong.

  • Protes pekerja domestik di Hong Kong

    Namun lolosnya RUU ini langsung disambut protes oleh ratusan pembantu rumah tangga yang kebanyakan berasal dari FIlipina dan Indonesia karena UU ini tidak menyertakan pembantu rumah tangga.

    Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong, ATKI, akan mengajukan Peninjauan Kembali atas diloloskannya undang-undang upah minimum di Hong Kong.

    Iweng Karsiwen, Wakil Ketua ATKI, mengatakan mereka juga akan mengadukan kasus itu kepada organisasi buruh internasional, ILO.

    "Kami akan mengajukan Peninjauan Kembali dan juga mengajukan protes ke organisasi buruh internasional, ILO, karena menurut ILO, upah minimum regional harus mengikutkan semua pekerja," kata Iweng.

  • Protes pekerja domestik di Hong Kong

    TKI dan sejumlah organisasi lain di bawah Asian Migrants Coordinating Body (AMCB), badan migran Asia, melakukan protes sebelum undang-undang itu diloloskan.

    ATKI mengatan AMCB sudah ajukan formula untuk pekerja yang tinggal di rumah majikan, tapi tidak diterima.

    Selama ini gubernur Hong Kong yang menentukan upah untuk pekerja rumah tangga asing dan tidak ada kepastian karena bisa naik atau turun atau dipotong sewaktu-waktu.

    Sehingga, menurut ATKI, kalau para pembantu rumah tangga dimasukkan dalam UU upah minimum, gaji para PRT akan stabil dan ditentukan oleh Undang Undang.

    Berdasarkan Undang Undang baru ini, tingkat upah akan dikaji setiap dua tahun, bukan setiap tahun seperti dituntut serikat buruh.

  • Protes pekerja domestik di Hong Kong

    ACMB atau Badan migran Asia di Hongkong yang membawahi asosiasi tenaga kerja migran di wilayah ini menyebut UU ini tidak adil.

    Pengecualian terhadap para pembantu rumah tangga adalah bentuk perbudakan terhadap para pekerja domestik asing di Hong Kong.

    "Perbudakan dan diskriminasi sekarang resmi diundangkan di Hong Kong," kata jurubicara ACMB Dolores Balladares menanggapi lolosnya UU ini.

  • Protes pekerja domestik di Hong Kong

    Undang-undang upah minimum ini mengatur kategori buruh gaji rendah seperti tukang masak, tetapi tidak memasukkan 280.000 pembantu rumah tangga asing yang tinggal di rumah majikan.

    Saat ini para pembantu rumah tangga dijanjikan upah bulanan sebesar US$ 450 atau sekitar Rp 4 juta.

    Pemerintah menyatakan mereka tidak dimasukkan karena sulit menghitung jam kerja PRT yang bekerja selama 24 jam dan dijanjikan tempat tinggal, makanan, kesehatan dan biaya pulang kampung.

  • Protes pekerja domestik di Hong Kong

    Masalah upah minimum ini adalah isu kontroversial di Hong kong dan memecah belah sektor bisnis dengan serikat buruh selama lebih sepuluh tahun.

    Sebelumnya pimpinan perusahaan cepat saji raksasa Cafe de Coral, Michael Chan mengatakan perusahaannya akan menolak jika usulan serikat buruh mengenai upah per jam diloloskan. Majalah Forbes memasukkan Chan sebagai orang terkaya ke 35 di Hong Kong.

    Hong Kong termasuk kawasan kaya dengan Produk Domestik Bruto US$30.863 tetapi berada pada peringkat teratas dalam hal ketidaksetaraan pemasukan diantara negara-negara maju.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.