Berkunjung ke Kepulauan Spratly

Anggota Kongres Filipina mengunjungi salah satu pulau di Kepulauan Spratly yang menjadi sengketa sejumlah negara sementara para pemimpin ASEAN bertemu di Bali.

Tiga anggota Kongres Filipina mengumumkan kunjungan ke Pulau Spratly
Keterangan gambar,

Tiga anggota Kongres Filipina, Teddy Brawner Baguilat, Walden Bello, dan Emmeline Aglipay saat mengumumkan rencana kunjungan ke Kepulauan Spratly, yang masih menjadi sengketa antar sejumlah negara.

Keterangan gambar,

Foto udara Pulau Thitu Island, salah satu pulau di Kepulauan Spratly di Laut Cina Selatan, yang dianggap Filipina masuk dalam kedaulatannya.

Keterangan gambar,

Anggota Kongres, Walden Bello, disambut penduduk ketika tiba di Pulau Thitu, Rabu 20 Juli 2011.

Keterangan gambar,

Panglima Komando Barat Filipina, Letjen Juancho Sabban ikut dalam kunjungan ke Kepulauan Spratly, yang berlangsung ketika para pemimpin ASEAN bertemu di Bali.

Keterangan gambar,

Anggota parlemen bergabung bersama penduduk Pulau Thitu dengan spanduk bertuliskan Laut Filipia Barat untuk menegaskan status pulau itu menurut mereka.

Keterangan gambar,

Tentara dan pasukan penjaga pantai di Pulau Thitu memberi hormat kepada anggota Kongres yang berkunjung.

Keterangan gambar,

Penduduk Pulau Thitu mengucapkan sumpah kesetiaan pada negara. Kunjungan anggota Kongres Filipina ke Spratly ini dikritik oleh pemerintah Cina, yang juga menuntut kepemilikan atas Spratly.