Perempuan berkulit hitam pertama masuk nominasi Turner Prize

Lukisan Lynette Yiadom-Boakye
Image caption Lukisan Lynette Yiadom-Boakye ini diberi judul Midnight, Cadiz.

Pelukis kelahiran Inggris keturunan Ghana tercatat sebagai perempuan berkulit hitam pertama yang dinominasikan menerima hadiah bergensi Inggris, Turner Prize.

Seniman Lynette Yiadom-Boakye melukis gambar-gambar orang-orang yang ada dalam bayangan.

Penyelenggara Turner Prize menyebutkan karya Lynette Yiadom-Boakye memancing berbagai pertanyaan tentang bagaimana manusia memahami gambar, khususnya terkait subjek hitam.

"Karya potraitnya tentang orang-orang tidak nyata menampilkan masa prasejarah buatan dan memancing bagaimana kita memahami gambar secara umum," pernyataan penyelenggara.

Tiga nama yang masuk daftar nominasi adalah sutradara film asal Prancis Laure Provost, karikaturis David Shrigley dan artis Inggris-Jerman Tino Sehgai.

Penghargaan tahunan untuk seni modern diadakan oleh galeri Tate Britain, London. Penghargaan Turner Prize tercatat sebagai salah satu penghargaan paling bergengsi di Eropa untuk seni visual.

Pemenang akan menerima hadiah uang sebesar US$38.500 dan US$7.200 bagi mereka yang masuk nominasi.

Pameran karya-karya seniman yang masuk dijagokan akan digelar di galeri Ebrington Square di Londonderry, Irlandia Utara. Pemenang akan diumumkan di sana Desember mendatang.

Berita terkait