Dicerca Mourinho, dua pemain MU dibela pelatih timnas

Jose Mourinho jelang laga lawan Swansea, mempertanyakan Luke Shaw dan Chris Smalling. Hak atas foto Reuters
Image caption Jose Mourinho jelang laga lawan Swansea, mempertanyakan Luke Shaw dan Chris Smalling.

Pelatih interim tim nasional Inggris Gareth Southgate membela dua pemain Manchester United, Chris Smalling dan Luke Shaw dari kecaman manajer klub mereka, Jose Mourinho.

Mourinho mempertanyakan keduanya karena tak bisa turun dalam pertandingan hari Minggu melawan Swansea yang dimenangkan 3-1.

Bos United asal Portugis itu mengatakan: "Demi tim, Anda seharusnya bisa melakukan apa saja."

Smalling menderita cedera kaki, sedangkan Shaw sempat bermain dalam kekalahan di Liga Europa terhadap Fenerbahce pada hari Kamis.

Southgate mengatakan "jelas ada masalah" yang diderita kedua pemain yang memaksa mereka absen.

Smalling, 26 bek tengah, dan bek kiri Shaw, 21, tidak dimasukkan dalam skuad Inggris untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Skotlandia hari Jumat dan pertandingan persahabatan melawan Spanyol, pekan depan.

Shaw sudah turun dalam enam pertandingan liga musim ini sejak pulih dari patah kaki September lalu.

Ditanyakan media jika dua pemain itu memiliki watak yang 'rapuh,' Southgate menjawab: "Kesan saya tidak begitu."

"Luke, saya kenal dengan baik dan Lukas menderita cedera yang benar-benar sulit. Saya pikir sangat kita menilai sesuatu dengan gampangan dari luar atau membuat penilaian tentang orang-orang tanpa benar-benar mengetahui mereka."

Hak atas foto Reuters
Image caption Luke Shaw dan Chris Smalling dalam pertandingan melawan Watford yang berakhir dengan kekalahan.

Shaw dan Smalling bermain dengan suntikan penghilang rasa sakit musim ini dan ada laporan bahwa mantan pemain Southampton itu 'kebingungan' dengan kecaman Mourinho.

Sebelum pertandingan melawan Swansea, Jose mengatakan: "Smalling tidak merasa bahwa ia bisa bermain 100% dengan rasa sakitnya, dan Shaw mengatakan kepada saya pagi ini bahwa ia tidak bisa bermain."

Pelatih Manchester United itu melanjutkan, "Ada perbedaan antara mereka yang pemberani, yang ingin bermain dengan risiko dan keadaan apapun, dan orang-orang yang karena sedikit rasa sakit saja sudah terpengaruh."

Kecaman terbuka kepada pemain menimbulkan lagi pertanyaan tentang gaya manajerial Mourinho, setelah sebelumnya ia menunjukkan kecenderungan serupa terutama di Chelsea dan Real Madrid, yang berbuah suasana ruang ganti yang dilaporkan 'bergolak.'

Berita terkait