Piala Dunia 2018: Tujuh hal yang perlu Anda ketahui tentang putaran final di Rusia

piala dunia 2018

Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa telah meloloskan 30 dari 32 tim nasional yang akan bersaing memperebutkan Piala Dunia di Rusia yang digelar musim panas tahun depan.

Siapa saja yang dipastikan tampil di Piala Dunia? Kapan undian penentuan grup digelar? Bagaimana mekanismenya? Siapa favorit juara?

Siapa yang lolos dari kualifikasi?

Dari kualifikasi zona Eropa, selain tuan rumah Rusiasertapara juara grup Belgia, Inggris, Prancis, Jerman, Islandia, Polandia, Portugal, Serbia dan Spanyol, ada para pemenang di babak play-off yaitu Swiss, Kroasia, Swedia dan Denmark.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Denmark lolos ke Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Irlandia di laga leg kedua di Dublin, Rabu (15/11) dini hari WIB.

Perwakilan Benua Afrika yang lolos adalah Mesir, Maroko, Nigeria, Senegal dan Tunisia. Dari zona Amerika Utara dan Tengah dan Karibia, yang lolos adalah Kosta Rika, Meksiko dan Panama.

Tim-tim Amerika Selatan yang lolos adalah Argentina, Brasil, Kolombia dan Uruguay. Dan kualifikasi Asia, yang berhak tampil adalah Iran, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.

Ada dua tempat lagi yang tersisa di Rusia, yaitu pemenang laga Australia vs Honduras (Rabu, 15/11) dan Peru vs Selandia Baru (Kamis, 16/11).

Dalam laga leg pertama, kedua laga berakhir tanpa gol.

Kapan undian dan bagaimana cara kerjanya?

Undian penentuan grup putaran final Piala Dunia akan digelar Jumat, 1 Desember di Moskow, yaitu di ruangan konser Istana Kremlin.

Peringkat internasional FIFA edisi Oktober 2017 akan berperan besar dalam penentuan posisi peserta dalam pot undian grup Piala Dunia.

Ada empat pot dan masing-masing-masing pot berisi delapan tim. Rusia akan bergabung dalam Pot satu dan tujuh tim lainnya yang memiliki peringkat tertinggi FIFA edisi Oktober 2017.

Delapan tim berikutnya, dengan tetap bertumpu pada urutan peringkat tertinggi, akan berada di Pot dua. Peringkat di bawahnya secara berurutan akan ditempatkan di Pot Tiga dan terakhir Pot Empat.

Tidak ada tim dari konfederasi yang sama, kecuali UEFA, akan diundi dalam grup yang sama. Maksimal dua negara Eropa dapat berada dalam grup manapun.

Dengan penentuan berdasarkan peringkat tertinggi FIFA ini, maka dipastikan tidak ada laga sesama tim kuat di putaran awal grup. Misalnya, juara bertahan Jerman dipastikan tidak akan bertemu Brasil, Portugal, atau Argentina.

Walaupun demikian, tetap saja tim yang berada di pot satu tetap berpeluang menghadapi calon lawan yang berat, yaitu tim-tim dari Pot Dua, seperti Spanyol, Inggris, atau Uruguay.

Siapa yang akan bergabung dalam satu grup dengan Inggris?

Sebagai tim yang diunggulkan, Inggris dipastikan tidak akan dalam satu grup dengan Spanyol, yang juga diunggulkan.

Tapi kemungkinan Inggris akan berada di grup yang sama dengan favorit juara Jerman, Mesir dan Jepang.

Hak atas foto PA
Image caption Joe Gomez (kanan), salah satu pemain muda Inggris, dalam laga persahabatan melawan Brasil.

Kemungkinan lainnya, Inggris akan melangkah lebih mudah jika berada satu grup dengan Polandia, Iran dan Panama.

Siapa yang difavoritkan menjuarai Piala Dunia?

Juara bertahan Jerman difavoritkan untuk meraih Piala Dunia, diikuti Brasil, Spanyol, Argentina, Prancis, Belgia dan kemudian Inggris.

Timnas Jerman, yang dilatih Joachim Low, bisa saja menjadi negara pertama yang memenangi Piala Dunia dua kali secara berurutan, seperti yang dilakoni tim Brasil pada era kejayaan Pele pada Piala Dunia 1958 dan 1962.

Siapa yang tampil paling mengesankan selama kualifikasi?

Jerman belum pernah kalah selama putaran final Piala Dunia atau pertandingan kualifikasi sejak ditundukkan Spanyol di semi final Piala Dunia 2010. Mereka lolos kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan 10 kemenangan dari 10 laga, dengan mencetak 43 gol dan hanya kebobolan empat kali.

Belgia, Spanyol dan Inggris lolos melalui kualifikasi zona Eropa dengan tidak terkalahkan.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Jerman belum pernah kalah selama putaran final Piala Dunia atau pertandingan kualifikasi sejak ditundukkan Spanyol di semi final Piala Dunia 2010.

Brasil melaju ke putaran final melalui kualifikasi zona Amerika Selatan - tetapi setelah mengangkat pelatih baru Tite untuk menggantikan Dunga dalam separuh perjalanan.

Awalnya, Neymar dkk hanya menang satu kali dari enam laga. Tetapi semuanya berubah setelah Tite ditunjuk sebagai pelatih. Pasukan 'biru-kuning' ini menang 10 kali dan dua kali seri dari 12 pertandingan.

Di Asia, Iran tidak terkalahkan dalam dua grup penyisihan. Total dari 18 pertandingan, mereka tidak terkalahkan.

Perwakilan Afrika, Maroko, lolos ke Rusia tanpa kebobolan satu gol pun dari enam laga di penyisihan grup, menggungguli Pantai Gading.

Saat berita ini dituliskan (Rabu, 15 November), perwakilan Zona Oseania, Selandia Baru, juga tidak terkalahkan - meski mereka akan lolos apabila mampu mengalahkan Peru dalam pertandingan terakhir.

Siapa yang akan melakukan debut di Piala Dunia?

Hak atas foto Juan Carlos Varela
Image caption Presiden Panama, Juan Carlos Varela, mengumumkan libur nasional setelah timnasnya lolos ke Piala Dunia.

Islandia merupakan satu-satunya negara dengan populasi di bawah satu juta orang yang pernah tampil di Piala Dunia. Selama ini, mereka tidak pernah lolos ke turnamen besar, kecuali Piala Eropa 2016, saat mereka menggulung Inggris sebelum melangkah ke perempat final.

Panama berhasil lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama mereka berkat kemenangan di menit 88 menit saat menekuk Kosta Rika, sekaligus menyingkirkan Amerika Serikat.

Siapa negara besar yang gagal lolos?

Kejutan terbesar banyak mewarnai kualifikasi di Zona Eropa.

Empat kali juara dunia, Italia absen di Piala Dunia Rusia untuk pertama kalinya sejak 1958, setelah kalah dari Swedia dalam babak play-off.

Swedia mencapai babak play-off dengan unggul selisih gol atas Belanda. Ini berarti Belanda gagal tampil di Rusia setelah mereka absen pada Piala Eropa 2016.

Image caption Di Zona Concacaf, Amerika Serikat tidak mampu bersaing dengan Meksiko, Kosta Rika, Panama dan Honduras, dan gagal tampil di babak play-off.

Republik Ceko, Wales, Skotlandia, Austria, Bosnia-Herzegovina dan Turki termasuk di antara negara-negara lain yang gagal tampil di Piala Dunia tahun depan. Sementara Republik Irlandia, Irlandia Utara dan Yunani kalah di babak play-off.

Di Zona Concacaf, Amerika Serikat tidak mampu bersaing dengan Meksiko, Kosta Rika, Panama dan Honduras, dan gagal tampil di babak play-off.

Pantai Gading, Kamerun dan Ghana - yang semuanya tampil di Piala Dunia 2014 -juga dikalahkan lawan-lawannya.

Dan, yang mengenaskan, juara Piala Amerika Latin terakhir, Cile, yang berada di peringkat kesembilan di dunia, gagal tampil ke Rusia.

Topik terkait

Berita terkait