Mourinho: 'Kesempatan terakhir' bagi Messi dan Ronaldo menangi Piala Dunia

piala dunia Hak atas foto EPA
Image caption Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sama-sama belum pernah memenangi Piala Dunia, walau telah mengoleksi beragam trofi.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo "mungkin punya satu peluang terakhir" untuk memenangkan Piala Dunia, kata manajer Manchester United, Jose Mourinho.

Kapten timnas Portugal, Ronaldo, 33, dan kapten timnas Argentina, Messi, 30, telah mengoleksi berbagai trofi baik atas nama pribadi maupun untuk klub masing-masing. Namun, keduanya belum pernah menjadi juara Piala Dunia.

"Di Piala Dunia ini mungkin mereka tampil untuk terakhir kalinya. Ini bakal menjadi puncak karier mereka," kata Mourinho.

Jika trofi mereka digabungkan, Ronaldo dan Messi sudah menjuarai sembilan Liga Champions dan 11 gelar La Liga.

Untuk timnas, Ronaldo mampu membawa Portugal menjadi kampiun Piala Eropa 2016. Adapun Messi hanya sanggup mengantarkan Argentina ke final Piala Dunia 2014.

Pada Piala Dunia 2018, ini adalah putaran final keempat bagi Messi dan Ronaldo.

Kepada jaringan media Rusia, RT, Mourinho menambahkan: "Semua tahu Ronaldo dan Messi adalah dua pemain terbaik di planet ini selama 10 tahun terakhir."

"Mereka telah berupaya memberikan kemampuan terbaik untuk negara mereka."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Jose Mourinho (kanan) menangani Cristiano Ronaldo selama tiga tahun di Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013.

Ditanya apakah ini merupakan kesempatan terakhir bagi Messi dan Ronaldo untuk memenangi Piala Dunia, Mourinho mengatakan, "Cristiano adalah superman. Dia bisa (berlaga di Piala Dunia lagi) jika dia mau."

"Tapi empat tahun lagi pada level tertinggi? Untuk kembali pada Piala Dunia selanjutnya saya rasa sulit.

"Tentu Lionel lebih muda dan dia bisa berlaga di Piala Dunia selanjutnya empat tahun mendatang.

"Tapi saya pikir bahwa bermain setiap pekan—dua atau tiga pertandongan setiap pekan untuk Barcelona dan Real Madrid di La Liga, Liga Champions, tim nasional—mempertahankan semuanya selama empat tahun mendatang di level tertinggi itu berat.

"Mereka berdua akan mencoba merampungkan karier mereka dengan satu-satunya yang mereka tidak miliki."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Lionel Messi pernah menjuarai Piala Dunia U-20 pada 2005 dan medali emas Olimpiade pada 2008 bersama timnas Argentina.

'Pemecatan Lopetegui tidak akan mencederai Spanyol'

Pada pertandingan perdananya pada Piala Dunia 2018, Ronaldo dan rekan-rekannya akan menghadapi timnas Spanyol dalam laga Grup B di Sochi (Sabtu 16 Juni 2018, pukul 01.00 WIB).

Juru taktik timnas Spanyol untuk sementara diambil alih Fernando Hierro lantaran Julen Lopetegui dipecat setelah Real Madrid mengumumkan sosok itu sebagai pelatih baru.

"Ini situasi yang aneh," kata Mourinho, yang pernah mengarsiteki Real Madrid.

Hak atas foto EPA
Image caption Timnas Spanyol untuk sementara ditangani Fernando Hierro (kanan) setelah Julen Lopetegui dipecat.

"Saya tidak tahu apakah Spanyol memecat manajer atau sang manajer hengkang atas kemauan sendiri setelah semua yang terjadi antara dirinya dan Real Madrid.

"Saya merasa kasihan terhadap sang manajer karena dia menangani tim (Spanyol) selama dua tahun terakhir dan tentu dia layak bersama timnya.

"Tapi saya juga paham dengan posisi federasi (sepak bola Spanyol). Mereka baru saja memberinya kontrak baru untuk masa depan.

"Jika benar yang saya baca bahwa presiden federasi baru diinformasikan beberapa menit sebelum klub (Real Madrid) membuatnya menjadi resmi maka itu adalah proses yang aneh."

"Spanyol adalah tim berkualitas, dewasa, dan punya pengertian sedemikian rupa sehingga apa yang terjadi saya pikir tidak akan menciptakan perbedaan besar.

"Ini adalah masalah besar untuk mereka karena para pemain sedemikian bagusnya mereka memilih sendiri di antara mereka."

Ditanya siapa yang akan menang antara Portugal dan Spanyol, Mourinho berkata: "Sebagai fans, saya tidak akan berada di neraka jika Portugal kalah dari Spanyol, tapi saya tidak berada di surga jika kami mengalahkan Spanyol.

"Saya pikir kedua tim akan lolos (ke babak gugur) karena kami adalah dua tim terkuat di kompetisi."

Berita terkait