Messi gagal penalti: Apa rahasia kiper Islandia menahan tendangan sang bintang?

Messi Hak atas foto Getty Images
Image caption Ekspresi Lionel Messi setelah tendangannya dari titik penalti ditepis oleh kiper Islandia.

Keberhasilan penjaga gawang Islandia, Hannes Halldorsson, menepis tendangan penalti bintang Argentina, Lionel Messi dalam laga yang berakhir seri 1-1 itu melahirkan pertanyaan mendasar: apa kiatnya?

Pria kelahiran 1984 yang memiliki tinggi badan nyaris dua meter, yaitu 1,94 meter, ini menjadi buah bibir setelah berhasil menahan tendangan penalti maha bintang asal Argentina, Lionel Messi.

Kiper klub Randers, Denmark, itu mengetahui arah bola yang ditendang Messi ke arah kanan gawangnya. Dia pun terbang ke kiri sehingga tangannya berhasil membuang bola menjauhi mistar gawang.

Kegagalan Messi ini barangkali ditangisi semua penggemarnya di seluruh dunia barangkali meratapi kegagalan itu, tetapi tidak sebaliknya pria yang mengisi waktu luangnya dengan bergelut dengan dunia film ini.

"Ini mimpi yang menjadi kenyataan," kata Hannes Halldorsson, usai laga Argentina lawan Islandia. Dia sendiri terpilih sebagai pemain terbaik versi FIFA dalam pertandingan tersebut.

Hak atas foto Getty Images
Image caption "Saya memiliki perasaan, dia akan menendang ke arah kanan," aku kiper Islandia, Hannes Halldorsson.

Dia mengaku senang karena kontribusinya itu membuat timnas Islandia memperoleh nilai satu dengan menahan seri salah-satu tim yang dijagokan di Piala Dunia Rusia, Argentina.

"Poin satu itu penting bagi kami agar kami lolos ke babak berikutnya," ungkapnya. Islandia satu grup dengan Argentina, Nigeria dan Kroasia.

Menurutnya, kemampuannya 'membaca' arah tendangan penalti Lionel Messi tidak datang dengan tiba-tiba.

"Saya sering melihat rekaman video penalti yang dilakukan Messi. Ini saya anggap sebagai pekerjaan rumah," tambahnya kemudian tertawa pelan.

Hak atas foto Getty Images
Image caption "Ini mimpi yang menjadi kenyataan," kata Hannes Halldorsson, usai laga Argentina lawan Islandia. Dia sendiri terpilih sebagai pemain terbaik versi FIFA dalam pertandingan tersebut.

Karena itulah, beberapa saat sebelum Messi melakukan tendangan, dia mengaku sudah mengetahui kemana arah tendangan pemain depan tim Tango - julukan timnas Argentina.

"Saya memiliki perasaan, dia akan menendang ke arah kanan," akunya.

Messi: 'Saya terluka'

Sebaliknya, Lionel Messi mengaku kegagalannya menendang penalti ke gawang Islandia membuatnya "terluka".

Kegagalannya ini bertolak belakang dengan rivalnya, Cristiano Ronandlo, yang tampil gemilang dengan mencetak tiga gol ke gawang Spanyol dalam babak di grup lainnya.

"Jelas, itu menyakitkan saat gagal menendang penalti," aku Messi. "Jika itu berbuah gol, tentu kami mendapat peluang lebih besar untuk memenangkan laga dan mendapat tiga poin."

Messi mengatakan taktik Islandia yang memilih strategi bertahan membuat timnya tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya.

Walaupun demikian, demikian Messi menambahkan, timnya kini lebih melihat ke depan, yaitu tampil maksimal saat menghadapi Kroasis dalam laga berikutnya.

Hak atas foto AFP/ALEJANDRO PAGNI
Image caption Penggemar Messi sekaligus suporter timnas Argentina, membawa patung kecil Bunda Maria dan foto Lionel Messi, serta rosario, dalam laga melawan Islandia.

Sejumlah laporan menyebutkan, kapten timnas Argentina itu telah empat kali gagal melesakkan bola ke gawang dari titik penalti dari tujuh penalti baik saat membela klub maupun negara.

Dalam laga melawan Islandia, Messi telah melepaskan 11 tendangan ke arah gawang lawannya, yang sekaligus tendangan terbanyak dalam keterlibatannya dalam ajang piala dunia, tetapi tidak membuahkan hasil.

Pelatih timnas Argentina, Jorge Sampaoli menepis kegagalan tendangan penalti Messi karena persoalan "statistik". Dia kemudian berulangkali memuji sang kapten yang disebutnya tampil baik dalam pertandingan yang dianggapnya sulit itu.

Menurutnya, "Islandia bermain sangat defensif, menumpuk sebanyak orang di semua lini. Dan kami telah melakukan kemampuan terbaik untuk menang, termasuk yang dilakukan Leo." Leo adalah panggilan Lionel Messi.

Argentina akan menghadapi Kroasia pada Kamis depan di Stadion Nizhny Novgorod, Rusia, sebelum melawan Nigeria di laga terakhir di penyisihan grup.

Berita terkait