Ganda Korut-Korsel raih medali emas pertama untuk Korea Bersatu dalam 27 tahun

korea Hak atas foto EPA
Image caption Jang dan Cha merayakan kemenangan mereka di turnamen Korea Terbuka

Pasangan ganda campuran tenis meja yang terdiri dari satu atlet Korea Utara dan satu atlet Korea Selatan menjadi tim 'Korea Bersatu' pertama yang meraih medali emas selama hampir 30 tahun.

Jang Woo-jin dari Korsel serta Cha Hyo Sim dari Korut mengalahkan pasangan Cina 3-1 pada turnamen Korea Terbuka di Daejon.

Kemenangan mereka tercatat sebagai sejarah mengingat terakhir kalinya tim olah raga Korea Bersatu meraih gelar juara terjadi pada 1991 lalu, juga di cabang olahraga tenis meja.

"Sorakan dari penonton membuat saya merinding," kata Jang.

"Saya melihat Hyo Sim menangis saat upacara (pengalungan medali) dan itu membuat saya patah hati karena kami harus mengucapkan selamat tinggal dalam waktu dekat," imbuhnya.

Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Tim sorak Korea Utara mengibarkan bendera Korea Bersatu pada Olimpiade Musim Dingin, Februari lalu. Pada Asian Games 2018 kontingen Korea Utara dan Korea Selatan akan menampilkan tim bersama dalam beberapa cabang olah raga.

Tim Korea Bersatu menurunkan empat pasang atlet pada Korea Terbuka. Selain ganda campuran Woo-jin dan Hyo Sim yang meraih medali emas, pasangan ganda putra merebut medali perunggu.

Berpadunya Korsel dan Korut di pentas olah raga merupakan yang kesekian kalinya terjadi tahun ini. Pada Februari lalu, kedua negara mengikuti upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin sebagai satu kontingen di belakang satu bendera.

Dua bulan berikutnya, Presiden Korsel, Moon jae-in menggelar pertemuan dengan Pemimpin Korut, Kim Jong-un, dan pada kesempatan itu mereka berikrar meningkatkan kerja sama di bidang olahraga.

Oleh karenanya, kontingen gabungan Korut-Korsel kembali dapat disaksikan dalam Asian Games di Jakarta-Palembang pada Agustus mendatang.

Mereka akan berlaga dalam cabang olahraga kano, mendayung, dan bola basket kategori putri.

Berita terkait