Siapakah suporter fanatik Inter Milan yang tewas jelang laga Inter-Napoli?

Suporter Napoli Hak atas foto Franco Romano/NurPhoto/Getty Images
Image caption Pendukung fanatik klub Napoli dalam sebuah laga Liga Seri A.

Seorang suporter klub Inter Milan Italia tewas setelah ditabrak kendaraan yang ditumpangi suporter klub Napoli.

Insiden kekerasan ini terjadi menjelang laga lanjutan Seri A antara Inter Milan melawan Napoli di stadion San Siro di kota Milan.

Pria berusia 35 tahun itu sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi kemudian meninggal dunia saat tiba di lokasi.

Dalam bentrokan antara kedua suporter, menurut polisi, empat penggemar Napoli terluka dan salah seorang diantaranya ditikam senjata tajam.

Apa yang terjadi sebelum laga?

Bentrokan antara kedua suporter terjadi di sebuah ruas jalan tidak jauh stadion San Siro, demikian sejumlah laporan menyebutkan.

Hak atas foto Edwin van Zandvoort/Soccrates/Getty Images
Image caption Seorang suporter Inter Milan melambaikan bendera klubnya di sebuah laga Liga Italia Seri A.

Sekitar 10 bus berukuran kecil yang membawa suporter Napoli tiba sekitar satu jam sebelum laga. Mereka disebutkan datang lebih awal untuk menghindari pemeriksaan polisi di sekitar stadion.

Arak-arakan kendaraan dikerubuti lebih dari 100 orang yang mempersenjatai diri dengan tongkat.

Tidak jelas penyebabnya, dua orang kemudian terlihat terjatuh, dan salah-seorang diantaranya kemudian dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, sebelum akhirnya meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Pria yang meninggal dunia itu digambarkan sebagai suporter "ultra" Inter Milan, asal kota Varese di wilayah utara Milan.

Dia juga pernah dilarang nonton pertandingan ke stadion enam tahun silam, karena terlibat bentrokan dalam di salah-satu laga Inter lainnya.

Sejumlah laporan di Italia menyebutkan bahwa korban meninggal dunia itu bernama Daniele Belardinelli, berusia 35 tahun.

Tidak begitu jelas bagaimana akhirnya pria itu terjatuh dan terkapar di lokasi bentrokan.

Polisi mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak ditabrak bus mini yang ditumpangi suporter Napoli. Polisi mengaku sedang mempelajari rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.

Apa yang diungkapkan polisi?

Dalam jumpa pers pada Kamis, Kepala kepolisia kota Milan, Marcello Cardona mengatakan dia akan berusaha untuk melarang suporter Inter bepergian ke laga tandang.

Dia juga sedang mengupayakan agar lima laga Inter Milan ke depan tidak dihadiri suporter fanatik klub itu dengan menutup tribun yang menjadi lokasi kehadiran para suporter Ultras Inter.

Menurutnya, tiga orang suporter Inter telah ditangkap usai bentrokan menjelang pertandingan.

Apa yang terjadi di dalam stasion San Siro?

Ketegangan juga terlihat di dalam stadion, ketika manajer Napoli, Carlo Ancelotti, menuduh suporter Inter Milan berulang kali melontarkan ucapan rasis.

Pemain belakang Napoli asal Senegal, Kalidou Koulibaly, yang diusir dari lapangan, menjadi sasaran teriakan rasis dari tribun penonton, kata Ancelotti.

Hak atas foto AFP
Image caption Pemain Napoli, Kalidou Koulibaly diusir dari lapangan dan Napoli akhirnya kalah 0-1 dari tuan rumah Inter Milan.

Wali kota Milan, Giuseppe Sala, telah meminta maaf atas tindakan suporter Inter terhadap Koulibaly, dengan mengatakan, "Tindakan terhadap Koulibaly itu memalukan."

Sejauh ini, Napoli dan Inter berada di urutan kedua dan ketiga di Liga Serie A, jauh di belakang Juventus yang berada di puncak klasemen sementara.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Salvini menulis di akun Twitternya bahwa "Anda seharusnya tidak meninggal hanya untuk laga sepak bola".

Dia berjanji akan menggelar pertemuan para pentolan suporter kedua klub tersebut untuk memastikan "stadion dan area di sekitarnya seharusnya menjadi tempat yang menyenangkan, dan bukan tempat adu kekerasan".

Berita terkait