Puing pesawat yang ditumpangi pesepakbola Emiliano Sala berhasil ditemukan

Emiliano Sala Hak atas foto LOIC VENANCE/AFP
Image caption Sala, 28 tahun, telah menandatangani kontrak bersama klub Cardiff City dan dijadwalkan memulai latihan pada bulan lalu.

Puing-puing pesawat yang ditumpangi pesepakbola Argentina, Emiliano Sala, berhasil ditemukan di dasar Selat Inggris.

David Mearns, yang memimpin operasi pencarian yang didanai secara pribadi atas nama keluarga Sala, mengatakan puing-puing itu berlokasi di luar perairan Guernsey pada Minggu pagi.

Pesawat kecil, dengan pilot David Ibbotson, 59 tahun, dan Sala di dalamnya, hilang pada 21 Januari lalu dalam perjalanan dari Nantes, Prancis, menuju ke Cardiff. Sala sebelumnya bermain untuk klub Nantes yang berkiprah di Ligue 1 Prancis.

Badan Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) saat ini sudah berada di lokasi untuk berusaha mengangkat bangkai pesawat.

Hak atas foto CARDIFF CITY FC
Image caption Sala baru saja menjadi pesepakbola termahal Cardiff City setelah dibeli dari klub Perancis, Nantes.

Dalam serangkaian cuitan di akun Twitter-nya, ilmuwan kelautan Mearns mengatakan: "Keluarga Emiliano Sala dan David Ibbotson telah diberitahu oleh polisi."

Dia lantas menambahkan: "Malam ini, yang kami pikirkan hanyalah bersama keluarga dan teman-teman Emiliano dan David."

Sala, 28 tahun, telah menandatangani kontrak bersama klub Cardiff City dan dijadwalkan memulai latihan pada bulan lalu.

Hak atas foto GETTY IMAGES/DAVID IBBOTSON
Image caption Pesawat kecil, dengan pilot David Ibbotson, 59 tahun, dan Sala di dalamnya, hilang pada 21 Januari lalu dalam perjalanan dari Nantes, Prancis, tempat Sala sebelumnya bermain, menuju ke Cardiff.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Saudari kandung Sala, Romina, tak sanggup menahan tangis saat datang ke Cardiff City Stadium.

Semula, AAIB mengatakan pencarian bangkai pesawat itu diperkirakan berlangsung tiga hari, sementara pencarian yang didanai secara privat akan terus berlanjut "sampai pesawat ditemukan".

Operasi pencarian resmi dihentikan pada 24 Januari setelah otoritas Guernsey mengatakan sangat sulit untuk menemukan dua orang itu dalam kondisi hidup.

Hal itu kemudian mendorong digelarnya pencarian yang didanai secara pribadi. Dana sebesar £324.000 atau hampir Rp6 miliar berhasil dikumpulkan secara online.

Keluarga Sala tiba di Guernsey setelah kepergiannya dan dibawa untuk melihat daerah itu, mengitari pulau Alderney.

Sebelumnya, sebuah bantal yang diyakini berasal dari pesawat yang ditumpangi Sala, ditemukan di pantai dekat Surtainville di Semenanjung Cotenti, Prancis, pekan lalu.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Meski belum sempat bermain untuk Cardiff City, kepergian Sala tetap diperingati oleh pendukung klub barunya itu.

Topik terkait

Berita terkait