Neymar penuhi panggilan polisi: Benarkah bintang sepak bola Brasil itu melakukan pemerkosaan?

Neymar Hak atas foto Reuters
Image caption Neymar dimintai keterangan di Rio de Janeiro.

Bintang sepak bola Brasil, Neymar, memenuhi panggilan polisi di Rio de Janeiro, untuk mengklarifikasi tuduhan melakukan pemerkosaan, kata pengacaranya.

Sang bintang menyangkal tuduhan memperkosa Najila Trindade di sebuah hotel di Paris, 15 Mei lalu, dan berterimakasih atas dukungan penggemarnya yang berkumpul di luar kantor polisi.

Trindade melontarkan tuduhan pada Jumat lalu, dalam wawancara di televisi Brasil, demi apa yang disebutnya untuk mencari keadilan.

Sementara, perusahaan kartu kredit MasterCard telah menangguhkan kerja sama kampanye iklan dengan Neymar.

Mereka mengatakan akan berhenti menggunakan foto Neymar, yang merupakan pemain termahal dunia saat menandatangani kontrak dengan klub Prancis, Paris St-Germain, hingga kasus dugaan pemerkosaan ini dituntaskan.

Adapun pabrikan pakaian olahraga Nike Inc mengatakan bahwa pihaknya "sangat prihatin" terkait tuduhan pemerkosaan yang melibatkan Neymar, yang disponsori oleh perusahaan tersebut.

Apa yang terjadi di kantor polisi?

Neymar memenuhi panggilan polisi Kamis (06/06) dengan menggunakan penopang kaki setelah mengalami cedera pada pergelangan kaki kanannya ketika memperkuat timnas Brasil melawan Qatar di Brasilia, Rabu lalu.

Pengacaranya, Maira Fernandes, mengatakan kepada kantor berita Reuters: "Neymar baru saja memberikan pernyataan untuk mengklarifikasi semua tuduhan yang perlu diklarifikasi.

"Kami benar-benar yakin bahwa kami akan membuktikan tidak bersalahnya klien kami ... Prosesnya menyeluruh tetapi dia memberikan semua klarifikasi yang harus disediakan."

Berbicara di pintu masuk kantor polisi, Neymar berkata: "Saya menghargai dukungan dan semua pesan yang dikirim dunia, teman-teman saya, penggemar saya, bahwa dunia ada bersama saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas harapan baik, dan mengatakan bahwa saya merasa sangat dicintai. "

Apa tuduhan terhadap Neymar?

Trindade, yang juga berasal dari Brasil, mengaku bahwa dia bertemu Neymar di Instagram.

Dia mengatakan kepada saluran berita SBT Brasil bahwa dia tertarik dengan pesepakbola itu dan ingin berhubungan seks dengannya.

Dia mengaku diberangkatkan dengan pesawat ke Paris dan menginap di sebuah hotel dengan dibiayai Neymar.

Ketika dia bertemu Neymar, dia mengatakan dia "agresif, sama sekali berbeda dengan pria yang saya kenal melalui pesan-pesannya".

Trindade mengatakan awalnya dia mempersiapkan untuk melakukan hubungan seksual secara konsensual, tetapi dia meminta agar Neymar menggunakan kondom.

Namun Neymar menolak, dan kembali bersikap agresi dan memperkosanya, ujarnya. Dia mengaku meminta agar Neymar menghentikanya, tetapi dia menolak.

Dia menggambarkan insiden ini sebagai "serangan dan pemerkosaan".

Saluran berita SBT menayangkan petikan wawancaranya di Twitter (dengan bahasa Portugis).

Apa yang dimunculkan dalam video?

Rekaman video memperlihatkan pertengkaran Trindade dan Neymar di sebuah kamar hotel, seperti yang difilmkan oleh Trindade.

Pasangan itu berbaring di tempat tidur, kemudian perempuan tersebut berdiri dan mulai menampar Neymar, yang kemudian membela diri dengan menggunakan kakinya.

Perempuan dalam video itu lantas berkata, "Aku akan memukulmu, kamu tahu kenapa. Karena kamu memukulku kemarin", ujarnya. Neymar mengatakan bahwa dirinya dan Trindade bertemu dua kali.

Dalam wawancara dengan SBT, Trindade mengaku mulai memahami apa yang terjadi padanya setelah pertemuan pertama berakhir, dan bahwa dia kembali bertemu Neymar karena dia ingin membuktikan adanya peristiwa tersebut dan dia "menginginkan keadilan".

Video itu ditayangkan dalam saluran TV Record Brasil.

Apa yang dikatakan Neymar tentang tuduhan itu?

Neymar sejauh ini belum berkomentar, tetapi ayahnya, Neymar dos Santos, yang diwawancarai TV Record terkait materi rekaman di dalam kamar hotel, mengatakan itu jelas direkayasa yang sekaligus membuktikan bahwa putranya tidak bersalah.

Dalam pernyataan sebelumnya, manajemen Neymar menyebut tuduhan itu "tidak adil" dan mengatakan pesepakbola itu menjadi "korban upaya pemerasan".

Neymar mengulangi adanya tuduhan pemerasan itu dalam video tujuh menit di halaman Instagram-nya.

Berbicara dalam bahasa Portugis, pemain sepakbola itu mengatakan, "Apa yang terjadi hari itu adalah hubungan antara seorang pria dan perempuan, dalam sebuah ruangan, seperti halnya pasangan mana pun. Dan hari berikutnya tidak banyak yang terjadi. Kami terus bertukar pesan. Dia meminta saya untuk suvenir untuk [anaknya]. "

Dalam video itu, pria 27 tahun itu menunjukkan apa yang dia katakan sebagai serangkaian pesan WhatsApp dengan Trindade, termasuk foto-foto intimnya.

Dia mengatakan dia harus mengumumkannya kepada publik untuk "membuktikan bahwa tidak ada yang benar-benar terjadi".

Dalam wawancaranya, Trindade membantah tuduhan melakukan pemerasan, dengan mengatakan, "Saya menginginkan keadilan, bukan kompensasi finansial."

Presiden Brasil Jair Bolsonaro, hari Rabu lalu, mengunjungi Neymar di rumah sakit setelah pemain itu dirawat akibat cedera yang dialaminya. Dia berharap Neymar "segera pulih secepat mungkin".

Sebelumnya, Bolsonaro mengatakan: "Dia berada dalam masa sulit, tetapi saya percaya padanya."

Bagaimana perkembangan hukumnya?

Pengacara yang pertama mewakili Trindade mengatakan bahwa pengaduan awalnya adalah "agresifitas" atau "kekerasan fisik" diduga dilakukan Neymar.

Mereka mengatakan telah membahasnya dengan pengacara Neymar, tetapi kemudian menolaknya. Kedua kuasa hukum berselisih tentang siapa yang kali pertama mengusulkan pertemuan.

Trindade kemudian mengajukan tuduhan adanya pemerkosaan di São Paulo, Jumat lalu. Pengacaranya mengatakan tuduhan itu "tidak sesuai dengan strategi" yang mereka sepakati, dan mereka mundur sebagai kuasa hukumnya pada Sabtu. Dia kini menunjuk pengacara yang baru.

Dalam wawancara, Trindade mengomentari tentang sikap eks pengacaranya. "Dia tidak sepenuhnya percaya padaku. Saya merasa dia berprasangka. Dia menggambarkan seolah-olah saya tidak diperkosa, dan sebaliknya bahwa saya yang menginginkannya."

Neymar juga bisa menghadapi penyelidikan terkait tuduhan menyebarkan foto-foto Trindade tanpa izin darinya, karena tindakan itu dapat dianggap melanggar undang-undang untuk melindungi privasi.

Berita terkait