Kanal YouTube yang jadi 'ajang latihan' para bintang sepak bola muda Inggris

Team FFD Hak atas foto Getty Images
Image caption Jadon Sancho, Angel Gomes, Tammy Abraham, Callum Hudson-Odoi dan Reiss Nelson menjadi bagian dari FFDTV.

Jadon Sancho, Callum Hudson-Odoi, Tammy Abraham, dan Reiss Nelson adalah nama-nama pesepak bola muda Inggris yang sedang naik daun di klub mereka masing-masing.

Tambahkan lagi misalnya bintang muda Tottenham Ryan Sessegnon, gelandang serang Leicester Demarai Gray dan bintang muda Manchester United Angel Gomes, maka ada satu kesamaan di antara mereka semua.

Bintang-bintang muda ini sempat memamerkan bakat mereka di sesi sepak bola "jalanan" di London barat, melalui sebuah kanal video bernama FFDTV.

Kanal video itu dipelopori oleh Dan Gayle yang membuatnya untuk memamerkan sepak bola gaya bebas yang menekankan pada gaya dan bakat.

Tujuh tahun usia kanal itu, kini para alumninya menjadi pencetak gol terbanyak sementara di Liga Inggris atau menjadi mega bintang di Bundesliga pada usia mereka yang relatif muda.

Hak atas foto Reuters
Image caption Tammy Abraham (kanan) sementara ini menjadi pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris (8 gol) sementara rekannya Hudson-Odoi ditaksir oleh Bayern Munich untuk menggantikan pemain sayap mereka Arjen Robben yang pensiun.

'Seperti sepakbola jalanan'

FFDTV dimulai dari anak-anak muda kumpul di taman memamerkan teknik sepak bola bebas mereka.

Dan Gayle, kini 31 tahun, mengunggah video pameran itu di Instagram dan kemudian mendapat tanggapan sangat baik.

Namun kanal itu meledak jadi sangat terkenal ketika Jadon Sancho - kini bintang di Borussia Dortmund - dan Reiss Nelson - kini di tim utama Arsenal - mulai ikut serta dalam sesi-sesi di sana.

"Meledaknya mulai dari sana. Semua membicarakan vvideo mereka. Ditonton di 60 negara," kata Gayle.

Omongan mulai tersebar, dan mulailah anak-anak muda dari seluruh Inggris ingin memamerkan teknik mereka di depan kamera FFDTV.

"Yang datang pesepak bola dengan kaliber bagus, dan mereka paham apa yang akan mereka dapat ketika tampil di kanal kami," kata Gayle. "Kalau mereka digocek, ya begitulah yang terjadi dan videonya bisa viral!"

"Sesi-sesi di sini dasarnya adalah tiga lawan tiga, atau empat lawan empat. Tak ada aturan, seperti sepakbola jalanan. Dari situ mereka belajar bermain bola," kata Gayle lagi.

Hak atas foto Reuters
Image caption Keterlibatan Jadon Sancho dalam menciptakan gol dan assist di Bundesliga 2018-19 hanya kalah dari bintang Bayern Munich, Robert Lewandowski.

'Tim FFD' yang sukses

Dari sesi-sesi ini, beberapa pesepak bola mulai mencatat sukses di lapangan hijau. Banyak anak muda yang tadinya tampil di FFD ini menjadi bagian dari tim nasional U-17 Inggris yang berhasil jadi juara dunia U-17 di tahun 2017.

Anggota 'tim FFD' yang berhasil menjadi juara dunia U-17 ini antara lain: Jadon Sancho (Borussia Dortmund), Phil Foden (Manchester City), Rhyan Brewster (Liverpool), Angel Gomes (Manchester United), Hudon-Odoi (Chelsea), Reiss Nelson (Arsenal), Nay Kirby (Crystal Palace), Jonathan Panzo (Monaco) dan banyak lagi.

Gayle sendiri memulai kanal ini karena ingin memperlihatkan bahwa Inggris juga punya bakat bermain bola yang tinggi, yang biasanya cuma diidentikkan dengan pesepak bola Amerika Latin atau Spanyol.

"Kami sekarang percaya bahwa permainan Inggris akan berubah, terutama jika Anda lihat ketrampilan anak-anak muda ini," kata Gayle.

Anggota 'tim FFD' di klub mereka masing-masing:

  • Jadon Sancho pindah ke Borussia Dortmund dari Manchester City dan di Bundesliga musim 2018-19 dijuluki 'remaja sensasional Inggris' dengan jumlah gol dan assist (umpan yang mengarah jadi gol) tertinggi kedua di bawah bintang Bayern Munich Robert Lewandowksi.
  • Tammy Abraham menjadi pencetak gol terbanyak sementara Liga Primer Inggris bersama Sergio Aguero (8 gol) dan dipanggil tim nasional Inggris senior untuk pertamakalinya.
  • Pemain sayap Chelsea Calum Hudson-Odoi beberapa kali dicoba untuk direkrut oleh Bayern Munich dengan nilai transfer mencapai £40juta, dan sempat dipanggil ke timnas senior.
  • Pemain sayap Leicester Demarai Gray merupakan bagian dari tim Leicester City yang menjuarai Liga Primer di musim 2015-16.
  • Reiss Nelson kini masuk ke tim utama Arsenal setelah musim 2018-19 dipinjamkan ke Hoffenheim dan mencetak 7 gol dari 23 penampilan.
Hak atas foto Reuters
Image caption Anggota timnas U-17 Inggris ini banyak yang berasal dari 'tim FFD' seperti Phil Foden, Rhian Brewster, Jonathan Panzo dan Callum Hudson-Odoi.

Melatih generasi mendatang

Dengan banyaknya 'tim FFD' yang kini menjadi pesepak bola profesional, Gayle membuka akademi untuk melatih dan mengembangkan bakat pemain muda.

Setelah menyeleksi ribuan pelamar dan melatih mereka, akademi ini berhasil membuat dua orang pesertanya menandatangani kontrak dengan klub Derby County yang berkompetisi di Championship, satu kasta di bawah Liga Primer Inggris.

Beberapa lagi juga berhasil mendapat kesempatan uji coba di klub-klub Liga Primer, serta berhasil meraih kontrak sepak bola profesional di Swedia dan Portugal.

"Tujuan utamanya adalah memperlihatkan Anda bisa bermain dengan bebas. Dan jalan terbaik adalah menjadi diri sendiri. Anda tidak perlu sangat trampil, melainkan paham di mana kekuatan utama Anda," kata Gayle.

Topik terkait

Berita terkait