Prabowo Menteri Pertahanan, aktivis HAM: "Ini kesalahan besar"
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Prabowo Menteri Pertahanan, aktivis HAM: "Ini kesalahan besar"

Penunjukkan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan oleh Presiden Joko Widodo untuk periode 2019-2024 dikecam sejumlah kalangan, terutama keluarga korban dugaan pelanggaran HAM.

Sumarsih, ibu korban Tragedi Semanggi 1998 mengatakan, "Masa sih Prabowo, seorang TNI yang dipecat keanggotaannya, kemudian sekarang ini justru diangkat sebagai menteri?"

Di sisi lain, Partai Gerindra menyebut kasus HAM Prabowo sudah selesai.

Simak juga:

Andre Rosiade, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra dalam wawancara dengan BBC News Indonesia, April 2019, lalu menegaskan bahwa sejumlah personel Tim Mawar Kopassus sudah menghadapi Mahkamah Militer karena "mengamankan" delapan aktivis.

Menurutnya, beberapa anggota Tim Mawar diadili oleh Mahkamah Militer Tinggi pada 1999. Anggota tim ini dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara.

"Pak Prabowo sudah mempertanggungjawabkan itu. Dari delapan aktivis itu, beberapa bahkan jadi anggota DPR dari Gerindra. Kalau mereka merasa diculik oleh Pak Prabowo, tidak akan mau bergabung dengan Partai Gerindra, ya kan?" papar Andre, saat itu, merujuk Haryanto Taslam, Pius Lustrilanang, dan Desmond J Mahesa.

Video produksi: Dwiki Marta.

Topik terkait