Red Bulls jernihkan situasi

Mark Weber
Image caption Weber merasa dikalahkan dari Sebastian Vettel oleh tim Red Bulls

Mark Weber mengatakan telah menjernihkan situasi dengan Red Bulls setelah tim ini dituduh lebih mendukung Sebastian Vettel di GP Inggris.

Tim Red Bull secara kontroversial mencabut sayap depan baru dari mobil Webber sebelum babak kualifikasi untuk digunakan mobil Vettel, namun Webber kemudian menjuarai GP Inggris ini.

Weber mengatakan dalam situsnya: "Kami telah mendapat penjelasan dan menjernihkan situasi.

"Rasa hormat dalam tim diberikan ke semua pembalap. Seb dan saya bukan musuh. Kami hanya dua pembalap yang berusaha keras."

Webber mengisyaratkan rasa frustasi di akhir GP Inggris, ketika lewat radio dia mengatakan: "Tidak buruk untuk pembalap nomor dua."

Pembalap Australia berusia 33 tahun ini kemudian menambahkan tidak akan menandatangani kontrak hingga 2011 bersama Red Bulls pada bulan Mei lalu jika dia tahu ada sikap pilih kasih pada pembalap satu timnya.

Webber telah bertemu dengan pimpinan tim Red Bull Christian Horner untuk menyelesaikan ketegangan yang ada.

"Tentu saja saya banyak mengeluarkan pernyataan tanpa dipikir, yang seharusnya tidak perlu dikemukakan," tambah Webber.

"Formula 1 adalah arena kompetisi yang ketat dan tajam dimana emosi dan adrenalin terus melambung tinggi.

"Pernyataan saya di radio setelah balapan itu merupakan contoh sikap sarkastik Australia -apakah itu baik atau buruk, tergantung pada anda."

Lewat radio setelah balapan GP Inggris Horner seharusnya memberi tahu Webber lebih cepat mengenai rencana menukar sayap depan mobil balap mereka.

Dia menjelaskan keputusannya itu berdasarkan kecocokan pembalap dengan suku cadang dan juga posisi dalam pengumpulan angka kejuaraan, saat itu angka Vettel lebih besar dari Webber.

Webber, yang kini meninggalkan rekan satu timnya itu dengan tujuh angka, mengatakan penjelasan lebih jauh dari Horner bisa membantu tim ini bergerak ke depan.

"Sebastian mendapat sayap depan mobil yang lebih baru dengan alasan yang tidak dijelaskan kepada saya hingga hari Sabtu sore," tambahnya.

"Tentu saja saya bisa mengerti alasan satu tim lebih mendukung satu pembalap yang memiliki angka lebih tinggi, jika memang sumber daya pendukungnya terbatas.

"Saya kini mengerti itu, jika ada dilema seperti itu lagi dukungan akan diberikan kepada pembalap dengan angka yang lebih banyak."

Ini untuk kedua kali dalam musim balap tahun ini Webber harus berbicara dengan tim Reb Bull untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi di arena balap.

Vettel dan Webber bertabrakan saat memperebutkan posisi pertama di GP Turki dan tim dengan segera mendukung Vettel yang mencoba menyalip Webber.

Akan tetapi, setelah pertikaian di GP Inggris ini Webber yang bergabung dengan Red Bull tahun 2007 menegaskan hubungannya dengan tim itu tidak terganggu.

"Christian Horner dan saya sudah saling mengenal selama bertahun-tahun," tambah Webber.

"Kami teman dan saling mengormati yang tergambar dalam kegiatan lain."

Berita terkait