Capello minta Indeks Capello dicabut

Indeks Capello
Image caption Indeks Capello pertama kali diluncurkan sebelum Piala Dunia namun mendapat kecaman dari media Inggris.

Manajer tim nasional Inggris, Fabio Capello, meminta agar peringkat pemain yang disebut sebagai Indeks Capello dicabut dari situs internet.

Peringkat yang didasarkan pada penampilan para pemain saat Piala Dunia itu muncul di internet hari Sabtu (17/07).

"Saya tidak memberi otoritas untuk itu dan saya marah dengan penerbitan itu," kata Capello sementara Asosiasi Sepakbola Inggris, FA, mengatakan "puas" dengan keputusan Capello untuk mencabutnya.

Proyek Indeks Capello awalnya diluncurkan menjelang Piala Dunia 2010 namun ditunda karena kritik keras dari media Inggris.

"Indeks itu diterbitkan tanpa sepengetahuan Capello dan perwakilannya sudah langsung menempuh langkah untuk mencabutnya," tulis pernyataan FA.

Situs itu menggunakan statistik yang dikembangkan Capello -yang sebelumnya melatih di Roma, Juventus, dan Real Madrid- dengan memberi nilai tertinggi 100 bagi seorang pemain.

Sepuluh besar

Tidak satupun pemain Inggris yang masuk dalam 45 pemain teratas yang tampil di Piala Dunia. Inggris kalah 1-4 dari Jerman dalam putaran enam belas besar.

Kapten Timnas Inggris, Steven Gerrard, merupakan satu-satunya pemain Inggris yang masuk 100 pemain teratas dalam babak penyisihan, yaitu di peringkat 65.

Sementara itu striker Tottenham, Jermain Defoe, memiliki nilai rata-rata tertinggi dibanding pemain Inggris lainnya, yaitu 62,47.

Kiper Robert Green, yang melakukan kekeliruan dalam pertandingan seri 1-1 melawan Amerika Serikat, mendapat angka terendah: 51,67.

Striker Uruguay, Diego Forlan -yang meraih penghargaan Golden Ball sebagai pencetak gol terbanyak- berada di peringkat pertama, disusul oleh dua pemain Jerman, Miroslav Klose dan Thomas Mueller, di peringkat dua dan tiga.

Juara Piala Dunia, Spanyol, menempatkan tiga pemain di tiga peringkat berikut, yaitu Andres Iniesta, Xavi, dan David Villa.

Yang masuk ke dalam sepuluh pemain teratas lainnya adalah striker Uruguay, Luis Suarez, pemain sayap Belanda, Arjen Robben, dan pemain lapangan tengah Jerman, Bastian Schweinsteiger, serta kiper Jerman, Manuel Neuer.

Bukan soal uang

Berita tentang proyek Indeks Capello ini muncul pertama kali pada bulan Mei dan Capello mengumumkan dirinya sebagai salah seorang penemunya bersama, Chicco Merighi, pendiri perusahaan taruhan internet.

"Ini bukan soal uang, tapi ketertarikan saya adalah sepakbola," kata Capello pada saat peluncurannya.

Masa percobaan Indeks Capello selama empat minggu -yang dibatasi hanya untuk para pemain Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur- menempatkan Ledley King, Michael Dawson, dan Sol Campbell sebagai pemain belakang terbaik Inggris, di atas John Terry dan Rio Ferdinand.

Namun media Inggris mengecam Indeks Capello itu karena menanggap waktu peluncurannya bisa mempengaruhi keyakinan para pemain Inggris dan Capello menunda indeks tersebut.

Saat itu pernyataan di situs menyebutkan penerbitan indeks ditunda sampai menunggu berakhirnya Piala Dunia.

Dan kini Capello meminta untuk dicabut dari internet karena mengaku tidak memberi izin. Bisa jadi perubahan sikap Capello ini berkaitan dengan penampilan buruk Inggris di Piala Dunia.

Berita terkait