Harapan Ferrari dan McLaren

Domenicali (kiri) dan Whitmarsh (kanan)
Image caption Domenicali (kiri) dan Whitmarsh sama-sama optimistik

Bos Ferrari Stefano Domenicali menyerukan para pembalap untuk tenang dengan hanya empat balapan tersisa.

Pembalap Ferrari Fernando Alonso saat ini berada di tempat kedua klasemen dengan selisih 11 poin dengan pembalap Red Bull Mark Webber.

Domenicali mengatakan: "Kami perlu untuk tenang dan bekerja keras."

Sementara itu, bos McLaren Martin Whitmarsh mendukung Lewis Hamilton dan Jenson Button untuk bangkit kembali setelah balap yang mengecewakan di Singapura.

Tiga kemenangan dalam lima belap terakhir membawa Alonso dalam posisi mengejar juara dunia yang dia raih pada tahun 2005 dan 2006.

Walaupun Alonso menang di Singapura, Domenicali menolak untuk memprediksi: "Anda tahu saya, saya tidak pernah kecewa sekali saat prestasi buruk dan saya tidak pernah menyatakan 'fantastis' saat kinerja sangat baik," tambahnya.

"Kami tahu bila kami membuat sejumlah kesalahan, yang lainnya lebih baik, namun itulah bagian dari balap, bagian hidup.

"Yang paling penting kami fokus dan tidak pernah menyerah atas apa yang kami lakukan."

Fokus pada Suzuka

Image caption Hamilton sudah dua kali tidak menyelesaikan balap

Sementara itu pemimpin McLaren Whitmarsh yakin timnya akan bangkit kembali dalam balapan di Jepang.

Mobil pembalap McLaren Lewis Hamilton tabrakan dengan Webber dalam Grand Prix di Singapura dan pembalap asal Inggris itu sudah dua kali berturut-turut tidak menyelesaikan balap.

Perbedaan angka Hamilton dan Webber yang berada di tempat pertama saat ini 20 poin.

Namun Whitmarsh tahu bahwa upaya kedua tim masih belum dapat dipastikan dan tujuan mereka adalah berupaya sekeras mungkin di Suzuka tanggal 10 Oktober.

"Masih ada empat pertandingan dengan banyak poin," kata Whitmarsh.

Whitmarsh menekankan timnya akan memberikan mobil balap yang dapat memberi kemenangan pada Button dan Hamilton.

"Kami harus melanjutkan mengembangkan mobil kami...untuk balap mendatang," tambanya.

Berita terkait