Federasi senam dunia skors Indonesia

Gambar arsip, pesenam Inggris Beth Tweddle Hak atas foto AFP
Image caption Begitu iuran dibayar, status keanggotaan bisa dipulihkan kembali oleh FIG

Federasi Senam Internasional (FIG) menskors 11 negara termasuk Indonesia karena belum membayar iuran tahunan.

Berdasarkan peraturan FIG, negara-negara yang diskors tidak dapat menyelenggarakan lomba, ikut dalam kompetisi internasional, atau melakukan kontak dengan federasi olahraga negara lain.

Kesebelas negara yang diskors, selain Indonesia, di antaranya adalah Siprus, Jamaika, Kazakstan, Makao, Suriah, Tajikistan, dan Yaman.

Ketua umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Rita Subowo menyatakan pihaknya akan mengurus pembekuan keanggotakan yang dijatuhkan kepada Persatuan Senam Indonesia (PERSANI) ini.

"Kita akan cek, sudah berapa lama mereka tidak bayar, dan sedang kita urus," kata Rita kepada BBC Indonesia.

"Tidak hanya senam, federasi nasional olahraga lain sering terlambat bayar iuran tahunan. Tapi begitu membayar biasanya bisa (menyelenggarakan kompetisi lagi)," tambah Rita yang tengah berada di Lausanne, Swiss.

Nilai iuran untuk cabang olahraga berbeda-beda. Djoko Pramono, ketua umum Persatuan Olahraga Layar Indonesia (PORLASI) mencontohkan pihaknya membayar iuran tahunan sekitar US$200.

FIG juga menyatakan begitu iuran dibayar, federasi cabang olahraga negara-negara yang dikenakan skors dapat diaktifkan kembali.

Saat ini terdapat 14 negara yang diskor oleh FIG, termasuk Korea Utara, yang memalsukan usia atlet senamnya.

Berita terkait