Anfield belum akan dirombak

Anfield
Image caption Kapasitas Anfield sudah tidak mencukupi lagi

Kepala Eksekutif Liverpool Ian Ayre mengakui sulit untuk meningkatkan kapasitas Anfield menjadi 60.000 dari sebelumnya 45.000 penonton.

Dalam sebuah pernyataan, Ayre mengatakan "Akuisisi lahan/properti, lingkungan dan masalah hukum menciptakan rintangan atas ambisi kita,''

"Sepertinya tidak ada cara bagi kita untuk memperbaiki Anfield.''

Sebelumnya, pemilik The Reds John W Henry di Twitter mengatakan "ada banyak rintangan'' yang mencegah pemugaran markas Liverpool yang telah berusia 119 tahun ini.

Pemilik Liverpool sebelumnya Tom Hicks dan George Gillett pernah berencana membangun stadion baru di Stanley Park tetapi Henry, justru ingin merombak Anfield, mengulangi kesuksesan merombak stadiun baseball Boston Red Sox, Fenway Park.

Ayre melanjutkan ''dalam sembilan bulan sejak kepemilikan baru, berbagai upaya besar dilakukan untuk mencari cara membangun gedung baru termasuk solusi untuk merombak,''

"Jelas tidak dipertanyakan lagi kalau perombakan Anfield lebih membutuhkan dana yang sedikit ketimbang membangun stadion baru.''

Tetapi itupun sulit dilakukan.

"Kami menyesalkan atas apa yang terjadi saat ini, kami sepertinya tidak memiliki opsi lainnya untuk perombakan, tetapi kami tetap berkomitmen untuk mencari solousi jangka panjang terbaik,'' tegas Ayre.

Tekanan warga

Ketua dewan kota Liverpool Joe Anderson menanggapai hal ini "Kami sangat menghormati perkembangan yang dicapai pemilik baru selama sembilan bulan terakhir, dan kami tetap mendukung apapun yang mereka lakukan.''

"Bagaimanapun, sangat disayangkan kalau perdebatan soal stadion baru ini berlangsung selama bertahun-tahun, menyebabkan frustasi dan ketidak pastian bagi warga.''

"Meski kami mendukung klub, kami tidak bisa menolak fakta kalau jam terus bergerak dan warga butuh kepastian soal pembangunan.''

"Kami akan menekan untuk sebuah keputusan yang menguntungkan bagi Liverpool FC dan mendorong adanya perbaikan yang dibutuhkan.''

Tetapi Ayre memperjelas kalau tidak ada solusi mendesak dan klub masih membutuhkan waktu yang lama sebelum memutuskan langka terbaik yang akan dilakukan.

"Kami sangat memahami kalau pendukung mendapatkan janji di masa lalu dan dikecewakan dan juga warga yang ingin tahu kemana arah kita nanti,'' kata Ayre.

"Tetapi, sama seperti bisnis lainnya, kami hanya bisa memproses ketika semua elemen telah jelas dan tidak akan memaksa membuat keputusan yang tidak memiliki kepentingan jangka panjang bagi klub dan kami tidak akan membuat janji yang tidak bisa ditepati ke penggemar.''

Jika dibandingkan dengan klub lainnya, Anfield memang terhitung kuno dan kecil. Jauh tertinggal dibanding markas Manchester United di Old Trafford yang bisa menampung 75 ribu lebih penonton atau Emirates Stadium milik Arsenal yang berkapasitas 60 ribu.

Berita terkait