Lamont Peterson: Amir Khan arogan

lamont peterson Hak atas foto AP
Image caption Lamont Peterson menyebut tidak ada kecurangan dalam pertarungan pertama

Lamont Peterson menuduh Amir Khan arogan karena mengatakan ia tidak akan mampu bertarung lebih bagus dari pertemuan kontroversial mereka yang pertama.

Khan mengatakan akan menang dengan meyakinkan dalam pertarungan ulang pada bulan Mei di Las Vegas dan bahwa Peterson tidak akan mampu bertarung lebih baik dari saat mereka bertemu Desember lalu.

''Bagaimana ia berasumsi saya tidak akan mampu bertarung lebih baik dan ia bisa?'' kata Peterson.

Pertarungan ulang ini akan berlangsung di Mandalay Bay, Las Vegas pada tanggal 19 Mei.

Pada pertarungan pertama di Washington DC bulan Desember lalu, Khan kehilangan sabuk juara welter ringan IBF dan WBA setelah dinyatakan kalah angka. Dua hakim memenangkan Peterson dan satu untuk Khan.

Khan sempat mengajukan banding menyusul pertandingan yang menurutnya menunjukkan indikasi kecurangan.

Tak ada kecurangan

Namun demikian Peterson juga mengajukan sisi pandangnya terhadap apa yang terjadi.

''Tak ada kecurangan di Washington DC, katanya. ''Di lubuk hati yang paling dalam, Khan tahu itu,'' kata Peterson.

''Ia dikurangi angka oleh wasit. Tentu saja. Mendorong tidak apa-apa. Tetapi mendorong dengan sikut kemuka tentu saja beda.''

Mengenai kecurigaan akan adanya pengaturan skor oleh seseorang yang terlihat menemani salah satu hakim pertarungan, Peterson menepisnya.

''Ia, Mustafa Ameen, tidak semestinya berada di sana. Ia tidak punya urusan sama sekali. Tetapi ia sama sekali tidak mempengaruhi penilaian,'' kata Peterson.

''Coba lihat pertarungan Amir Khan, ia selalu mendorong.............. ia selalu menekan kepala orang kebawah.''

Sejumlah petinju besar sedang berusaha mencari lawan yang cocok dan Peterson yang kini berusia 28 tahun sedang mengintip peluang mencari lawan termasuk Flloyd Mayweather Jr dan Manny Pacquiao.

''Bertarung melawan mereka, menang dari Mayweather ataupun Pacquaio, akan membuat saya menjadi salah satu petinju terbaik.''

Berita terkait